Hina Megawati, Dewan Pers Putuskan Radar Bogor Langgar Kode Etik Pers

0
237
Megawati Soekarnoputri

ORANYENEWS- Kisruh pemberitaan Radar Bogor berjudul “Ongkang-Ongkang Kaki, Dapat Rp112 Juta” mendapat sorotan Dewan Pers. Lembaga yang menaungi media massa di Indonesia ini pun menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus pemberitaan tersebut. Hasilnya, Dewan Pers menilai ada pelanggaran kode etik jurnalistik di dalam kasus tersebut.

Keputusan yang keluar pada tanggal 4 Juni 2018 itu menuangkan 3 poin, yang pertama menyebutkan bahwa berita yang dikeluarkan Radar Bogor tersebut melanggar Kode Etik Jurnalistik.

“Dewan Pers menilai berita Radar Bogor, edisi Rabu 30 Mei 2018 berjudul ‘Ongkang-ongkang Kaki Dapat Rp 12 juta’ melanggar kode etik jurnalistik,” sebut rilis Dewan Pers.

Ada dua pasal yang dilanggar RadarBogor, pertama pasal 1. Wartawan Bersikap Independen, Menghasilkan Berita yang Akurat, Berimbang, dan Tidak Bermaksud Buruk. Pasal 3. Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.

Dewan Pers merekomendasikan agar RadarBogor memuat Hak Jawab Megawati Soekarnoputri, disertai dengan permintaan maaf kepada Megawati Soekarnoputri dan pembaca. Kalimat permintaan maaf dimuat di bagian akhir dari hak jawab.

Poin kedua, sesuai dengan spirit Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, penyelesaian semua kasus terkait pemberitaan pers dilakukan melalui mekanisme hak jawab, hak koreksi dan atau permintaan maaf. Intimidasi dan dugaan kekerasan terhadap Radar Bogor tidak dapat dibenarkan dan berpotensi melanggar Pasal 18 ayat 1UU Pers.

Poin ketiga, Dewan Pers mengimbau kepada aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan sepatutnya, demi tegaknya kemerdekaan pers.

Diketahui, massa kader PDI Perjuangan menggerebek kantor Radar Bogor,  memprotes pemberitaan yang dianggap menghina Ketua Umum PDI Perjuangan. Bahkan, PDI Perjuangan Bogor datang untuk kedua kalinya, dan berdialog kepada Radar Bogor.

Aksi PDI Perjuangan ini sempat dilaporkan Radar Bogor ke Dewan Pers.

DPP PDI Perjuangan melalui Prananda Prabowo mengimbau kepada kader PDI Perjuangan agar tidak reaksioner dan tetap tenang dengan penghinaan yang dilakukan Radar Bogor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here