Anak 3 Tahun Dianiaya Ibu Kandung, Kesal karena Dicerai Suami

0
180
Ilustrasi korban kekerasan anak.

ORANYENEWS- Seorang ibu berinisial OF (38) melakukan penganiayaan kepada anaknya berusia 3 tahun, setelah bercerai dengan mantan suaminya. Usai bercerai, mantan suami tidak lagi memberi nafkah.

Tragedi memilukan ini terjadi di Berau, Kalimantan Timur, Minggu (20/5/2018). Peristiwa ini sempat viral di media sosial, disebutkan awalnya OF menganiaya anak karena kesal sang suami selingkuh.

Polisi langsung menangkap dan melakukan pemeriksaan terhadap OF 2 hari lalu. Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa perceraian secara agama sudah terjadi sejak tahun 2015.

“Pengakuan dia melakukan karena sakit hati dengan suaminya yang selama ini cerai 2015 tak pernah memberikan nafkah,” ujar Kapolres Berau AKBP Pramuja Sigit Wahono saat dihubungi media, Kamis (24/5/2018).

Saat dilakukan pemeriksaan, OF mengakui yang disiksa adalah anaknya. Anaknya masih berusia 3 tahun.

“Kami lakukan pemeriksaan, seorang perempuan ini memang betul mengakui dan anak kecil itu anak kandungnya. Itu dilakukan di rumahnya kost-nya tanggal 20 Mei lalu,” papar Sigit.

KPAI: Jangan Jadikan Anak Pelampiasan

Menyikapi hal ini, Ketua KPAI Susanto mengatakan bahwa basus konflik antar pasangan bahkan perceraian seringkali menyisakan masalah bagi anak.

“Apapun alasannya, tidak dibenarkan anak dijadikan obyek pelampiasan. Jika ada masalah pasangan, selesaikan dengan baik-baik, dan bukan anak dijadikan korban,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here