[Video] Detik-detik Meledaknya Bom Surabaya Gereja Santa Maria

0
835

Pada hari ini 13 Mei 2018 telah terjadi bom bunuh diri disalah satu gereja Surabaya Minggu pagi ini, tepatnya yaitu di gereja Santa Maria. Menurut saksi, Bom tersebut meledak dengan sangat hebat hingga terasa bergetar pada lingkungan sekitar. Dikabarkan ada 3 tempat titik bom meledak pada saat yang bersamaan.

Dalam insiden ini ada 2 orang yang menjadi korban jiwa, ada juga beberapa korban luka yang sedang dirawat dirumah sakit.

Banyak orang yang terluka, ada juga korban yang meninggal juga ada, tapi saya belum tahu berapa jumlah pastinya” kata salah seorang keluarga saksi/korban Adi saat dihubungi Oranyenews.com.

VIDEO di YOUTUBE DETIK-DETIK Meledaknya Bom Surabaya Gereja Santa Maria

Selain itu, Adi juga mengatakan, bahwa ketika terjadi ledakan, efek yang ditimbulkan dahsyat sekali, “keras sekali itu ledakan hingga kondisi di sekitar gereja hancur” kata Adi Menambahkan. “Ada juga tadi saya lihat dampak paling parah yaitu terjadi di sekitar pos satpam, itu kalau anda lihat itu berantakan sekali, pokoknya parah.” tuturnya dengan suara bergetar. “Saya langsung dengan sigap mengamankan mama saya. Sekarang ini pun saya sedang menenangkan anak saya juga” tambahnya.

Pada saat di konfirmasi oleh oranyenews, Polda Jawa Timur pun telah membenarkan adanya insiden ledakan bom surabaya,”Ya, memang pagi ini ada bom meledak di Surabaya, pada saat sekarang ini kami masih menyelidiki siapa pelaku dan apa motifnya.“.

Bom yang menyasar di gereja Surabaya tersebut telah membuat Pihak Polda langsung menurunkan beberapa personel polisi langsung ke TKP.


Dalam laporan yang masuk, ada tiga lokasi yang terkena bom. yang pertama ada di gereja Jalan Arjuna 21; dan kedua ada di di Jalan Diponegoro, di Gereja GKI; dan yang terakhir ini yang menelan korban jiwa ada di gereja Santa Maria,” kata Frans Barung Mangera Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol  saat dihubungi Oranyenews.com, Minggu 13 Mei 2018.

Frans menerangkan, bahwa kejadian tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Akan tetapi, ia masih belum bisa merinci berapa jumlah korban pasti dari insiden ledakan bom tersebut, menurutnya tim Polri masih perlu melakukan detil pendataan korban (selamat dan tidak selamat) karena masih dalam identifikasi. “Ya, masih kita identifikasi, beri kami waktu ya” kata ia melanjutkan.

Polri juga menghimbau untuk masyarakat untuk tidak terprovokasi akan kejadian ini, jangan sampai ada perpecahan karena hal ini merupakan perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab, dan tidak perlu dikaitkan dengan Isu SARA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here