UI Miliki Pusat Penelitian Bioteknologi Pertama di Indonesia

0
97

ORANYENEWS- Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan PT. Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia (Daewoong Indonesia) mendirikan sebuah Laboratorium sebagai Pusat Penelitian Bioteknologi berbasis produk biosimiliar Pertama di Indonesia bernama “Bio Technology Research Centre UI-Daewoong” yang berlokasi di Gedung Integrated Learning & Research Center (ILRC) UI kampus Depok.

Laboratorium ini diresmikan pada Jumat 6 April 2018 oleh Rektor UI Prof. Muhammad Anies, M.Met dan Presiden Direktur Daewoong Indonesia Mr. Jeon Sengho yang disaksikan oleh Duta Besar Korea untuk Indonesia H.E KIM Chang Beom beserta jajaran direksi Daewoong Indonesia dan para pimpinan UI.

Bio Technology Research Centre UI-Daewoong merupakan pusat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis bioteknologi tinggi untuk menciptakan obat biologi terbaru (seperti: biosimilar, mAb, dan stem cell). Laboratorium ini diperuntukkan bagi sivitas akademika UI jenjang Sarjana hingga Doktor dari rumpun ilmu kesehatan khususnya program studi Farmasi. Laboratorium ini dilengkapi dengan sarana prasarana berteknologi tinggi dan terkini diantaranya Capillary Electrophoresis, Freezer Thermoscientific, dan Molecular Devices. Bio Technology Research Centre UI-Daewoong akan beroperasi dengan konsep smart system dimana pengontrolan semua alat dan sumber energi dilakukan secara otomatisasi.

Prof.Muhammad Anies menuturkan, “UI berbangga hati dapat berkolaborasi dengan Industri terkemuka di Asia seperti Daewoong Pharmaceutical Co, Ltd. UI juga mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Daewoong Indonesia melalui didirikannya Bio Technology Research Centre UI-Daewoong. Dengan adanya Laboratorium berteknologi tinggi ini, maka Sivitas Akademika UI akan memiliki pengalaman belajar yang luar biasa yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Diharapkan dengan adanya pusat penelitian ini, dapat terus mendukung UI untuk maju sebagai lokomotif pendidikan bangsa Indonesia di kancah Internasional serta menjadi Perguruan Tinggi penghasil inovasi dan pengembangan ilmu pengetahuan yang berguna untuk bangsa Indonesia.”

Lebih lanjut, Mr. Jeon Sengho menyampaikan, “Kegiatan peresmian ini merupakan momentum berharga bagi perkembangan infrastruktur bioteknologi dan inovasi obat biologi di Indonesia. Dengan keberadaan Bio Technology Research Centre UI-Daewoong di UI diharapkan dapat turut memberikan kontribusi pada dunia kesehatan Indonesia khususnya akan terciptanya peluang kolaborasi penelitian terkait bioteknologi. Kerjasama ini juga seturut dengan komitmen Daewoong selaku perusahaan farmasi yang berbasis Research & Development.”

Peresmian Bio Technology Research Centre UI-Daewoong ini merupakan implementasi nyata dari Perjanjian Kerjasama dalam bidang pendidikan, riset dan pengembangan obat biologi yang telah ditandatangani oleh UI dan Daewoong Indonesia sebelumnya. Diharapkan sinergi antar UI dengan Daewoong Indonesia ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia – khususnya di bidang inovasi dan penelitian guna berkontribusi pada pengembangan bioteknologi dan industri biofarmasi bagi dunia kesehatan di Indonesia.

Daewoong Pharmaceutical Co, Ltd merupakan perusahaan farmasi terdepan di Korea dan akan menjadi bagian dalam 50 besar perusahaan kesehatan global pada tahun 2020. Melalui PT Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia, Daewoong telah berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat Indonesia dengan memasarkan, mendistribusikan serta mengkomersialisasikan obat-obatan dan alat kesehatan berlisensi dan berkualitas tinggi serta berkontribusi untuk pendidikan dibidang ilmu kesehatan di Indonesia.
Daewoong juga adalah perusahaan farmasi yang pertama dan berhasil memproduksi hemopoietin (EPODION) di Indonesia.

Dr. Rifelly Dewi Astuti, SE, MM
Kepala Humas dan KIP UI

Media contact :
Egia Etha Tarigan, S.Sos, MM (081905486787)

Keterangan Foto : kika Dra. Ratna Irawati, Apt, M.Kes (Direktur Standardisasi Obat NApza BPOM RI) ; Dr. Maura Linda Sitanggang (Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat kesehatan Kementerian Kesehatan RI) ; Dr.
Muhammad Dimyati (Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI) ; Mr. Jeon Sengho (Presiden Direktur Daewoong Indonesia) ; H.E KIM Chang Beom (Duta Besar Korea untuk Indonesia) ; Prof. Muhammad Anis, M.Met (Rektor UI)

SHARE
Previous articlePeringati HUT ke-18, BMI Ziarah ke Makam Taufik Kiemas 
Next articleIni Rencana Grab Usai Akuisisi Uber
Djoko Ari Wibowo
Reporter Oranyenews.com Panggilan akrabnya adalah Djoko. Merupakan alumni Universitas Pelita Harapan tahun 2010. Sejak lulus Djoko bekerja di portal media milik jawapost group. Namun diawal tahun dia bekerja ada pergolakan di hatinya yang merasa pekerjaannya sebagai wartawan suatu pengabdiannya untuk membokar kasus kasus permasalahan di negri tercinta ini (Indonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here