Prediksi Tsunami 57 Meter di Pandeglang,  BPPT Sayangkan Media Mengutip Mentah-Mentah

0
793

ORANYENEWS- Berita prediksi bahwa tsunami setinggi 57 meter akan terjadi di Pandeglang bisa mencapai Jakarta Utara dan Bekasi membuat resah masyarakat. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang mengeluarkan kajian tersebut menyayangkan media mengutip kajian ilmiah tersebut secara mentah.

Hal tersebut diungkapkan dalam akun Twitter resmi @BPPT_RI.

“Terkait prediksi tsunami yg disampaikan seorang pakar. Prlu diketahui hal tersebut adl hasil modeling ilmiah dgn memperhitungkan skenario terburuk.

Sangat disayangkan hal tsb dikutip “mentah-mentah” tanpa pertimbangan aspek sosial di masyarakat.

Mohon tidak menjadi kesalahpahaman.

Diketahui, dalam sebuah diskusi di Gedung BMKG, pada Selasa 3 April 2018, hadir peneliti dari Balai Pengkajian Dinamika Pantai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko memprediksi dengan kondisi lempengan saat ini akan terjadi gempa besar 9 SR yang mengakibatkan tsunami setinggi 57 meter bisa mencapai Jakarta Utara dan Bekasi.

Meluruskan pendapat mengenai prediksi tersebut, Prakirawan BMKG Bandung Jadi Hendarmin, Selasa 3 April 2018 malam, BMKG Bandung dan BPBD Jawa Barat menjelaskan beberapa poin penting.

“Pertama, sampai saat ini, di seluruh dunia, belum ada ilmu dan teknologi yang bisa melakukan prakiraan, kapan gempa bumi akan terjadi,” tulis Jadi Hendarmin dalam rilis.

Memang benar, lanjutnya, terdapat potensi gempa dan tsunami di pantai selatan Jawa.

Rupanya, prediksi yang disampaikan ini adalah hasil kajian model teoritis yang waktu kejadiannya tidak bisa diprediksi waktu terjadinya.

Itulah sebabnya, ia berharap supaya warga tidak perlu panik dan tidak salah paham dengan pemberitaan yang beredar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here