Ini Penyebab Tewasnya Bos Matahari Group

0
608

ORANYENEWS- Bos Matahari Group, termasuk Taman Wisata Matahari (TMW)  Hari Darmawan meninggal dunia saat ditemukan di aliran Sungai Ciliwung, Cisarua, Bogor,  Sabtu pagi,  10 Maret 2018.

Managemen Taman Matahari Wisata (TMW) menceritakan kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo, kronologis dan penyebab meninggalnya Hari Darmawan.

Diceritakan bahwa pada Jumat 9 Maret 2018, sekira pukul 20.30 WIB, Bos Matahari Group itu tengah beristirahat di salah satu villa yang berada di kawasan Cilember, tepatnya di daerah Hankam sebelum berencana kembali ke kediamannya di TWM.

Saat itu sejak siang hari kawasan puncak hujan dan mengakinagkan aliran sungai Ciliwung mengalir deras. Diduga Hari Darmawan saat itu ingin melihat kondisi sungai tersebut dari dekat.

Kebetulan posisi villa yang ditempati Hari berada di sisi Sungai Ciliwung. Diduga saat Hari tengah melihat kondisi Sungai Ciliwung itulah dia mengalami hilang keseimbangan sehingga terpeleset dan terjatuh ke aliran sungai yang tengah mengalir deras.

Sejak itu, managemen TWM mencoba melakukan penyisiran area Sungai Ciliwung dengan berjalan kaki dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisarua.

Mereka pun meminta bantuan SAR untuk menyusuri sungai dengan perahu karet, karena ada beberapa area yang tidak bisa disisir dengan berjalan kaki. Kondisi yang gelap dan terjal kemudian membuat pencarian dihentikan dan baru dilanjutkan kembali pada Sabtu pagi 06.00 WIB dan jasadnya baru ditemukan sekira 1 km dari titik villa miliknya.

Kemudian jasad Hari dibawa ke rumah duka di Bogor, dan dimakamkan di Bali sesuai dengan keinginan Hari sebelum meninggal dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here