Bule Videokan Penumpang Citilink Diturunkan karena Merokok Saat Isi Bahan Bakar

0
196
(foto: Citilink)

ORANYENEWS- Seorang bule mengabadikan peristiwa diturunkannya seorang penumpang Citilink karena merokok saat hendak naik pesawat. Padahal saat itu, pesawat tengah mengisi bahan bakar.

Dalam video berdurasi 1 menit 58 detik itu, tampak seorang penumpang berkacamata diduga berusia 40-an, tengah dikerubungi petugas security aviation, yang meminta penumpang tersebut turun. Namun, si penumpang sempat mengelak dan tidak mau, dan meminta jaminan dirinya bisa berangkat ke Bali pada hari itu.

Pada detik ke-49, bule yang merekam video tersebut sempat menampakkan diri dengan menunjukkan wajah sedikit tertawa, melihat peristiwa tersebut.

Akhirnya, setelah terdapat sedikit paksaan dari pihak keamanan, akhirnya penumpang yang belum diketahui namanya tersebut ikut turun dengan petugas keamanan bandara.

Corporate Communication Citilink Benny Butar Butar melalui keterangan tertulis, Senin 26 Februari 2018, menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Minggu 25 Februari 2018 kemarin. “Kejadian ini bermula ketika kami mendapatkan informasi mengenai seorang penumpang yang masih merokok saat menuju pesawat penerbangan terakhir Citilink tujuan Halim-Denpasar dengan kode penerbangan QG 156 yang sesuai jadwal penerbangan dilakukan pukul 21.35 WIB,” ujarnmya.

Dia mengungkapkan, penumpang tersebut tetap merokok saat hendak menaiki tangga pesawat. Di saat bersamaan, pesawat sedang mengisi bahan bakar avtur (refueling) dan posisinya dekat dengan engine.

Benny mengatakan bahwa kondisi tersebut sangatlah mengancam dan membahayakan penerbangan dan penumpang. Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihak, aviation security (avsec) atau petugas keamanan bandara segera mengambil tindakan.

“Saat penumpang memasuki pesawat dan duduk dibangkunya, tidak lama datang petugas keamanan bandara bersama pihak Citilink meminta penumpang untuk turun,” ujarnya.

Sempat terjadi penolakan saat penumpang tersebut diminta petugas untuk turun, bahkan sempat terlibat adu mulut dengan petugas.

“Perilakunya jelas-jelas dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan. Dalam industri airlines, kami harus bisa memastikan tidak ada satu pun aturan keselamatan yang dilanggar sehingga operasional penerbangan dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman,”tutupnya.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here