BMKG: Kabar Gempa Susulan 7,5 SR Adalah Hoax

0
159
Gempa Lebak Guncang Jakarta. (foto: Ist)

ORANYENEWS- Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa kabar gempa susulan 7,5 SR setelah terjadinya gempa Lebak, Banten, siang tadi, adalah kabar hoax dan sama sekali tidak benar.

“Tidak benar,” kata Kabid Informasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono saat dikonfirmasi, Selasa 23 Januari 2018.

Baca juga: Gempa Guncang Jakarta, Ratusan Rumah Rusak

Rilis BMKG

Dia menegaskan bahwa gempa tidak dapat diprediksi sebagaimana cuaca, jadi dia memastikan bahwa kabar tersebut tidaklah benar.

Berikut pernyataan lengkap Daryono:

Sehubungan dengan beredarnya berita yang meresahkan masyarakat yang beredar melalui Whatsapp dan media sosial yang isinya akan terjadi gempabumi berkekuatan 7,5 antara pukul 22.30 – 23.59 WIB di Provinsi Banten dan sekitarnya, maka dengan ini BMKG menyatakan bahwa:

1. Berita tersebut tidak benar, karena BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut.

2. Informasi tersebut merupakan berita bohong atau hoax yang dibuat pihak yang tidak bertanggungjawab dengan tujuan memberi rasa takut dan khawatir kepada masyarakat.

3. Perlu diketahui bahwa hingga saat ini peristiwa gempabumi belum dapat diprediksi dengan tepat dan akurat: kapan, berapa kekuatan, dan dimana akan terjadi.

4. Hingga Selasa petang (23/1) aktivitas gempa susulan di selatan Banten sudah mencapai 26 kali kejadian dengan kekuatan yang terus melemah, sehingga sangat kecil potensi akan terjadi gempa yang kekuatannya besar.

5. Dari sekian banyak isu akan terjadi gempabumi, selama ini tidak ada satupun yang terbukti kebenarannya, untuk itu masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya isu akan terjadi gempa.

Demikian pernyataan resmi dari BMKG, pastikan masyarakat mendapatkan informasi gempabumi dan tsunami yang bersumber dari BMKG.

Jakarta, 23 Januari 2018

Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG

DR. Daryono M. Si

SHARE
Previous articleUniversitas Jember All Out Sukseskan SNMPTN-SBMPTN 2018
Next articleGMF Aero Asia Pastikan Belum Pilih Investor Strategis
Djoko Ari Wibowo
Reporter Oranyenews.com Panggilan akrabnya adalah Djoko. Merupakan alumni Universitas Pelita Harapan tahun 2010. Sejak lulus Djoko bekerja di portal media milik jawapost group. Namun diawal tahun dia bekerja ada pergolakan di hatinya yang merasa pekerjaannya sebagai wartawan suatu pengabdiannya untuk membokar kasus kasus permasalahan di negri tercinta ini (Indonesia)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here