Hujan Ajaib, Hanya Mengguyur Satu Rumah di Tebet

0
527

JAKARTA- Kejadian hujan jarang terjadi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu 26 Agustus 2017. Hujan deras hanya mengguyur sebuah rumah selama lima jam, sejak pukul 18.00-23.00 WIB.

Peristiwa yang dibuat di Jalan Tebet Barat Dalam 1, Jakarta Selatan. Sontak warga sekitarnya pun datang berbondong-bondong untuk menyaksikan hujan langka itu. Ada yang menumpang mandi, untuk menahan hujan tersebut.

Kabar perihal hujan ekslusif itu pertama kali diunggah akun Twitter @febicil, dan kemudian menjadi virus di media sosial.

Diaz, warga yang tinggal di depan rumah itu membenarkannya hujan hanya terjadi dan mengguyur rumah tersebut. Dia menceritakan, apakah dirinya menyaksikan secara langsung gerimis pada pukul 18.00 WIB sore dan kemudian menjadi lebat sampai pukul 23.00 WIB, selama acara tersebut, hujan sempat terhenti dan kemudian hujan lagi.

Muzakir, nyonya pemilik rumah, mengaku saat ini hujan ekslusif ini dia tengah duduk-duduk di teras rumah sambil bermain catur bersama tetangganya. Kemudian, tiba-tiba saja ada teriakan di dalam rumah, dari keponakannya.

“Hujan om, hujan om. Lalu saya cek, bener bener bener bener bener bener bener bener bener bener bener bener bener bener bener bener?

Dia, dia pernah mengalami itu kerjaan orang iseng saja. Tapi, ternyata sudah cukup lama dan baru berhenti di tengah malam. Gw, rumah Muzakir pun didatangi tetangga ke ojek online yang penasaran dengan kabar tersebut.

Tetangga ada yang percaya dan ada juga yang tidak percaya, ada yang mengharapkan tempat penampungan air atau tandon bocor. Tapi, itu terjadi sampai malam. “Sempat juga hujannya bergeser ke arah tiang listrik, ” ujarnya.

Hujan yang namanya misterius karena dari seluruh wilayah rumah Muzakir, hanya ada di daerah rumah 5×5 meter saja. Dari kejadian itu banyak warga yang mengambil udara itu untuk mandi, ada juga untuk disimpan.

“Ini cuma sekotak, sekitar diameter 5×5 meterlah, saya nggak tahu itu kejadian apa, mungkin alam ya. Orang-orang pada datang, foto, sebar ke media sosial. Bahkan ada yang mandi, termasuk saya, saya mandi berapa. tampung airnya, eh, tadi pagi dia buang, nggak tahu kenapa, “ungkapnya heran.

Menanggapi itu, Kepala Pusat Informasi Meteorologi Publik BMKG Mulyono Prabowo mengatakan hal itu sebagai fenomena langka dan sulit terjadi. Menurutnya, hujan yang hanya mengguyur satu rumah, apalagi hanya 5×5 meter itu sangat sulit terjadi bila dilihat dari skala ruang dan waktu.

Mulyono lanjutkan, biasanya hujan lokal atau lokal saja sudah memiliki cakupan wilayahnya lumayan besar. Durasi waktu hujan juga tidak terlalu lama seperti yang terjadi di Tebetay mulai sekitar pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Menurut Mulyono ketinggian awan pada musim kemarau membuat hujan seperti di Tebet sangat sulit terjadi. Ketinggian awan saat musim kemarauuh sekitar 700 meter sampai 1 kilometer.

“Selamat Tinggal di Jepang,” kata dia. “Saya tidak tahu apa yang terjadi saat ini. Gangguan karena ada angin jadi mudah bergeser, “terangnya.

Hal senada juga Kepala Humas BMKG Hery Tirto. Dia menyebutnya hujan terjemah hujan misterius itu fenomena alam dan minta masyarakat tidak kaitkan dengan hal berbau klenik.

“Kalami (hujan lokal) itu terjadi lebih banyak di musim transisi atau di kemarau dan antara siang dan menjelang malam. Jadi jangan dulu klenik dulu,” pesan Hary.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here