Usai Tarawih, 14 Kali Gempa Mengguncang Poso

0
344

SULTENG- Sekira dua jam lebih usai salat tarawih, gempa berkekuatan 6,6 skala richter (SR) mengguncang Poso, Sulawesi Tengah.

Gempa pada pukul 22.35 WITA, Senin (29/5) itu sempat panik warga. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada 14 gempa susulan setelah gempa tersebut.
“Monitoring BMKG sampai saat ini sudah terjadi 14 kali gempa bumi susulan. Gempa susulan paling kuat dengan magnitudo 5,2 dan secara umum kekuatannya menurun secara fluktuatif. Gempa bumi susulan tetap dengan kekuatan yang lebih lemah,” kata Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono dalam rilisnya, Selasa 30 Mei 2017

Daryono melanjutkan gempa 6,6 SR ini dirasakan cukup kuat di Sedoa, Tawaelia, Wuasa, Tamadue, Paanto, Tokoronde, Lape, Torue dan Poso. Sisanya, gempa juga dirasakan dengan intensitas lebih rendah di Palu dan Sigi, dan di Toli-Toli, Pasang Kayu dan Tana Toraja.

“Menurut laporan dari lapangan ada 2 bangunan di wilayah Poso yang mengalami kerusakan. Sampai saat ini belum ada laporan adanya korban gempa bumi. BMKG akan terus terjaga informasi baik gempa bumi susulan maupun kerusakan bangunan dan prasarana lainnya,” ucapnya.

Daryono menyebut jika ditinjau dari kedalaman hiposentrumnya, gempa di Poso itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas tektonik lokal yang berhubungan dengan aktivitas Palolo Grabe

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here