Hari Ini Halte Transjakarta Kampung Melayu Beroperasi Lagi

0
192
Bom Kampung Melayu

JAKARTA- Usai ledakan bom bunuh diri pada Rabu malam, beberapa hari lalu, rencananya Halte Transjakarta yang sebelumnya ditutup, hari ini akan dibuka kembali untuk melayani masyarakat, Senin 29 Mei 2017.

Budi Kaliwono, Direktur Utama Transjakarta, menjelaskan setelah berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jakarta, Djarot Saiful Hidayat; diputuskan esok hari Halte Transjakarta Kampung Melayu kembali beroperasi.

“Kami juga bertekad untuk cepat, tapi kami juga memperhatikan aspek kesehatan dan kenyamanan. Tadi sudah rundingan dengan Pak Kadishub. Kami harapkan besok sudah bisa kami operasikan dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan instansi-instansi yang terkait supaya ini tidak menghilangkan kenyamanan buat pelanggan,” kata Budi.

 bom kampung melayu
Evakuasi Korban bom kampung melayu

Terkait ledakan ini, Budi menyatakan memang ada gangguan pelayanan bagi pelanggan. Namun, secara jumlah pelanggan tidak mengalami pengurangan.

“Karena kami langsung tempatkan halte-halte lain sebagai pengganti halte ini. Ada di Halte Premier, ada beberapa halte di koridor 5,” ujar Budi.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyatakan telah menginstruksikan untuk membuka Halte Transjakarta Kampung Melayu pada esok hari. Menurut dia, hal itu dilakukan lantaran setiap harinya di halte ini bisa mencapai 60 ribu pengunjung.

“Saya perintahkan kepada Pak Budi besok sore sudah bisa beroperasi dengan Dishub dan kepolisian,” kata Djarot saat menyambangi Kampung Melayu, Jakarta Timur, Minggu 28 Mei 2017.

Oleh sebab itu, politikus PDIP itu meminta kepada seluruh dinas terkait untuk membantu Transjakarta agar besok bisa segera beroperasi.

“Oleh karenanya besok pagi tolong dibilas ulang. Libatkan Dinas Kesehatan, pemadam kebakaran untuk menyemprot, kemudian sore sudah bisa fungsi, jam 3 atau 4. Jadi pagi sampai siang itu bersih-bersih untuk persiapan nanti buka,” tutup Djarot.

Sekadar diketahui, pada Rabu 24 Mei 2017, terjadi ledakan bom bunuh diri di kawasan Terminal Kampung Melayu. Dari dua ledakan yang berintensitas sedang dan besar ini, setidaknya 16 orang menjadi korban. Lima di antaranya meninggal dunia. Sisanya mengalami luka-luka.

Dari lima orang yang meninggal, tiga orang di antaranya merupakan polisi yang gugur saat bertugas mengamankan pawai obor warga. Dua orang lainnya merupakan ‘bomber’ atau pelaku bom. Kedua pelaku ini merupakan sel-sel Jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD) yang terafiliasi oleh kelompok teroris ISIS.

SHARE
Previous articleTrik Ponsel Agar Tidak Cepat Panas
Next articleHasil Penelitian: Puasa Bermanfaat Sembuhkan Diabetes
Ahmad Fauzi Sebagai reporter oranyenews.com yang serba bisa Pemuda ini lahir dan besar di lingkungan masyarakat pedesaan. Merantau ke Kota jatuh cinta pada dunia politik senayan dan Nasi Pecel khas Nganjuk sebagai makanan favoritnya. Pantang menyerah itulah moto hidupnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here