Fakta Dibalik Viralnya Bahaya Injak Kecoa Ada Cacing Parasit

Fakta Dibalik Viralnya Bahaya Injak Kecoa Ada Cacing Parasit

Oranyenews.com, Jakarta – Jejaring sosial memang menjadi wadah untuk berbagi pengalaman ataupun informasi yang tengah terjadi di lingkungan sekitar.

Dan belakangan ini, sangat ramai dibagikan informasi terkait dengan bahaya menginjak kecoa tanpa alas kaki.

Pada keterangan unggahan di media sosial tersebut, dijelaskan bahwa dalam tubuh kecoa bisa terdapat cacing halus yang menembus pori-pori, masuk kedalam kulit, dan menimbulkan masalah kesehatan.

Dari isi pesan yang terdapat pada unggahan di Facebook tanggal 19 November 2019 lalu, dan hingg saat ini sudah dibagikan ulang lebih dari ratusan ribu kali.

“Bila anda melihat KECOA di kediaman atau dimana-mana, elakkan dari memukulnya sampai mati dengan tangan kosong kerana isi perut KECOA sangat bahaya.

Ini kerana, di dalam perut KECOA terdapat cacing halus/lembut yang akan hidup walaupun diluar tubuh KECOA. Bila cacing ini sudah berada di luar dari tubuh KECOA (perut), ia akan bergerak untuk mencari tempat baru. jadi AWAS ya.

Bentuk fizikal cacing ini sangat pendek, halus dan lembut dan hanya akan dapat dilihat pada mata kasar normal manusia bila jarak pandang sekitar 10-20cm sahaja.

Cara MELIHAT kewujudan fizikal cacing ni, letak isi perut KECOA di atas kertas hitam atau cermin. Kita akan melihat cacing KECOA akan bergerak-gerak.

Sangat berbahaya apabila cacing ini menyentuh kulit tubuh kita (terutama kaki) kerana cacing ini mampu untuk masuk melalui lubang pori-pori kulit atau bila ada luka terbuka pada kulit luar.”

Menelusuri lebih jauh, informasi tersebut pada dasarnya termasuk hoax lama yang kembali tersebar.

Sedangkan pada tahun 2013 lalu, dr Chabib Afwan yang menjabat sebagai Deputi Zoonosis Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat RI. Memaparkan bahwa belum pernah ditemukan cacing dari kecoa yang menginfeksi manusia.

“Saya belum pernah menemui ada literatur yang menyebutkan bahwa cacing bisa menginfeksi kecoa lalu menular ke manusia. Kabar tersebut perlu dilacak sumbernya. Kalau dari Kementerian Kesehatan baru bisa dipercaya,” ucap dr Chabib saat itu.

Dan seperti yang dilansir dari Departemen Entemologi University of Kentucky, memang ada cacing parasit yang bisa menginfeksi kecoa.

Cacing tersebut diberi nama horsehair worm atau sejenis cacing rambut kuda (Nematomorpha). Akan tetapi, jenis cacing ini tidak bisa menyerang manusia.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here