6 Cara Menata Hati Usai Putus dengan Pacar

Mantan pacar

PUTUS dengan pacar bukan perkara mudah untuk melupakan. Seringkali ingat kembali kepada masa-masa indah bersamanya. Kadang tergoda untuk kembali kepada mantan, untuk sekedar mengingat masa lalu indah yang pernah dijalani bersama.

Tapi, terkadang sebagian hati menolak jika mengingat penyebab kenapa kamu memutuskan dia, apakah karena perselingkuhan atau karena hal lain yang pada akhirnya hubungan kamu berdua tidak dapat dipertahankan. Usai putus, rasanya sulit menata hati untuk menghadapi hari-hari esok, seolah cuaca rasanya mendung terus, tidak cerah seperti saat bersamanya.

Lalu, bagaimana caranya menata hati setelah kamu putus dengan pacar?

Ada 6 cara yang Oranyenews.com rangkum untuk kamu:

Pertama. Ingat kembali hubungan kamu. Ingat kembali semua hal, mengapa kamu dan pacar akhirya memilih untuk putuskan hubungan. Coba menerima kenyataan bahwa walaupun kamu bahagia sementara dengannya tapi hubungan kamu dan dia tidak dapat dipertahankan.

Ingat berakhirnya hubunganmu dengannya akan membantumu memahami dan menyadari mengapa kamu harus melanjutkan hidup. Bisa juga agar kamu terhindar dari kesalahan yang sama di masa depan, jika bisa mengingat penyebab kehancuran hubungan terdahulu.

Kedua, Tuliskan perasaanmu. Ambil pena dan buku! Tuliskan perasaanmu pada buku harianmu, mungkin bisa juga buatlah puisi atau syair lagu. Yang penting, cobalah jujur kepada diri sendiri, dan jangan ubah catatanmu seiring berjalannya waktu. Manfaat terbaik dalam menulis adalah sudut pandang yang berbeda selama menulis. Pola hubunganmu akan terlihat semakin jelas, dan rasa duka akan berkurang. Jadi, kamu bisa mengambil hikmah dari pengalam pahitmu dalam menjalani hubungan.

Ketiga, Atasi dan kendalikan amarah. Marah, kesal, benci wajar muncul saat kamu merasa disakiti atau diperlakukan tidak adil, tidak sepatutnya. Dalam kondisi marah, jangan hubungi mantan. Cara terbaik untuk atasi rasa amarah ini adalah dengan mencoba rileks. Tarik nafas panjang, fokus, dan coba rilekskan otot-otot tubuh anda. Musik atau bepergian bisa membantu anda untuk rileks.

Keempat. Pertahankan keputusan. Jika kamu yang mengakhiri hubungan, cobalah ingat bahwa kenangan manis dengan eks pacar, bisa membuatmu lupa apa alasannya untuk memutuskan dia. Gunakan logika yang sama, jangan coba pertanyakan penyebab berakhirnya hubungan kamu, jika mantan pacarmu yang memutuskan hubungan. Bayangkan kembali kenangan manis dalam suatu hubungan sangat sering terjadi, sehingga membuat Anda menganggap bahwa kenangan yang buruk tidak seburuk kelihatannya. Hindarilah jebakan kenangan. Terimalah bahwa hubungan Anda telah berakhir dan berusahalah untuk melanjutkan hidup Anda.

Kelima. Ingatlah kembali sifat buruk mantan pacar. Cobalah kamu fokus kepada apa yang anca benci dari mantan pacar, itu akan membantu kamu menenangkan diri lebih cepat setelah putus. Buatlah daftar perbuatan mantan pacar yang tidak kamu sukai. Misalnya, dia sering sendawa saat makan, atau membuat rencana tanpa pertimbangan kamu. Atau tidak mengingat hari ulangtahunmu, hari penting kamu dan dia. Buatlah sedetail mungkin.

Keenam. Alasan kamu lebih baik tanpa dia. Selain ingatkan diri sendiri hal-hal yang kamu benci dari mantan pacar, ingatlah juga hal-hal positif dari putusnya hubungan kalian, itu bermanfaat bagi kamu. Bikinlah daftar lain berisi alasan-alasan mengapa hidup kamu bakal lebih baik tanpa dia.[6]

Contoh: mantan pacar yang menghambat usaha kamu untuk makan makanan sehat, sehingga sekarang kamu terpacu untuk mengikuti diet sehat dan merawat diri sendiri dengan lebih baik. Atau mungkin mantan pacar tidak pernah mau ikuti hal-hal yang ingin kamu lakukan, jadi sekarang kamu bebas melakukannya.  Bikinlah daftar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here