Wanita Korban Selingkuh Mudah Terserang Berbagai Penyakit

Ilustrasi selingkuh.

MENJADI korban selingkuh memang sakit. Bukan hanya di hati, sakitnya juga berasa hingga ke badan. Sebab itu, banyak korban perselingkuhan langsung jatuh sakit, setelah dikhianati oleh pasangan. Kamu pernah mengalaminya?

Menurut pakar dan juga penelitian, perselingkuhan dapat mengubah seseorang, terutama korban. Bukan hanya dalam memercayai orang lain, tapi juga dalam hal kesehatan.

Penelitian terbaru Universitas Nevada memperkuat argumen di atas. Penelitian itu mengatakan jika selingkuh punya imbas pada tubuh karena rasa stres berlebihan. Rasa tertekan dapat menyebabkan gangguan makanan, terlalu banyak olahraga, minum alkohol hingga mengonsumsi obat-obatan demi kabur sejenak dari pahitnya realita.

Studi itu mengungkapkan, korban perselingkuhan sering kali menyalahkan diri sendiri ketimhang pelaku. Mereka yang  berperilaku seperti itu biasanya cenderung melakukan tindakan-tindakan berisiko, contohnmya mengonsumsi alkohol, obat penenang hingga obat terlarang. Penelitian itu mengatakan hal tersebut lebih banyak terjadi pada wanita, mengapa? karena mereka menilai hubungan adalah bagian yang sangat penting bagi dirinya.

Tindakan-tindakan ekstrem yang dilakukan korban perselingkuhan bisa menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan. Diperparah dengan munculnya efek lain seperti insomnia, kurang nafsu makan, dan ketegangan tubuh disebabkan stres yang berlebih. Sebab itu, wanita yang diselingkuhi lebih mudah terserang berbagai penyakit, saat masih mengalami patah hati.

Studi itu pun mengatakan sakit hati karena cinta sangat bisa berimbas pada tubuh hingga mengganggu kesehatan. Sebab itu, disarankan bagi kamu yang tengah ‘patah hati’ karena perselingkuhan pasangan, jangan terlalu larut dalam sakit hati, karena itu bisa memperburuk kondisi badan. Perilaku orang tidak dapat dikontrol, tapi kita harus bisa mengontrol kesehatan diri sendiri, bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here