Viral Guru SMPK Penabur Kirim Chat Porno ke Siswi

JAKARTA- Entah apa yang ada di pikiran Tri Sutrisno alias A Ju, 25 tahun, wali kelas IX di SMPK Penabur Kelapa Gading. Bukannya menjadi contoh yang baik bagi murid-muridnya, malah mencontohkan hal buruk. Dia mengirimkan gambar-gambar porno dengan kata-kata mesum kepada beberapa muridnya.

Guru SMPK Penabur Kelapa Gading itu setidaknya kepada 4 orang siswi di kelasnya, mengirimkan dua gambar perempuan telanjang tengah melakukan aktivitas seks, gambar tersebut diikuti kata-kata mesum.

Mendapati kiriman gambar mesum dari sang guru membuat kaget dan syok keempat siswi di kelasnya tersebut, bahkan salah seorang siswi telah mengingatkan Tri soal kiriman foto yang tidak sepantasnya dilakukan seorang guru kepada muridnya. Tapi, bukannya menggubris, malah cuek karena yakin siswi tersebut tidak akan melaporkan dirinya.

Tapi kemudian, orangtua siswi pun mengetahui chat mesum tersebut dan langsung melaporkannya ke Polda Metro Jaya. Tri pun langsung ditangkap polisi pad 10 Agustus kemarin.

Kasus chat porno tersebut pun langsung mendapat perhatian SMPK Penabur. Mereka mengaku siap bekerjasama menyelesaikan masalah obrolan porno tersebut.

Tri Sutrisno, guru mesum SMPK Penabur.

SMPK Penabur pun hari ini, Senin 14 Agustus melakukan pertemuan internal dengan wali murid di sekolah. Sejak pagi, beberapa orangtua wali murid berdatangan ke sekolah untuk mengikuti pertemuan tersebut. Tapi, media tidak diperkenankan untuk meliput pertemuan tersebut.

Dalam rilis yang diberikan kepada media, SMPK Penabur mengaku tidak akan metolerir apapun tindakan yang mengancam keselamatan peserta didik. Pihaknya akan melakukan konsolidasi guna menangani permasalahan tersebut dan mengambil tindakan tegas di internal sekolah.

Tidak hanya berurusan dengan walimurid, pihak SMPK Penabur Kelapa Gading pun harus berurusan dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Andrianto mengaku sudah mengetahui kabar perihal guru yang menyebarkan gambar porno kepada murid wanitanya.

Rencananya, Senin 14 Agustus ini, pihak SMPK Penabur akan mendatangi Disdik DKI untuk menjabarkan perihal kronologis peristiwa tersebut dan tindakan apa saja yang sudah dilakukan.

Kasus ini juga sudah dilaporkan Disdik kepada Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. Gubernur Djarot, ungkapnya telah menginstruksikan agar kasus tersebut diproses dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Polda Metro Jaya yang menahan Tri Sutrisno, hari ini rencananya akan melakukan tes kejiwaan kepada guru bahasa Inggris di SMPK Penabur tersebut. Guna mengetahui kondisi kejiwaan tersangka. “Melakukan tes psikiater untuk mengetahui kondisi kejiwaan TS. Apakah dia punya kelainan seksual atau bagaimana,” katanya.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here