Profil Carlo Ancelotti, From Hero to Zero

Carlo Ancelotti saat merayakan gol.

DI DUNIA sepakbola, nama Carlo Ancelotti bukanlah nama asing. Memulai karir sepakbola sebagai pemain yang mengantarkan beberapa klubnya menjuarai Serie A hingga Liga Champion. Begitu juga saat dirinya menjadi pelatih, piala Serie A, Premier League, hingga Champion pernah diraih sejumlah klub yang dilatihnya.

Tapi, sepakbola memang bundar. Tak selamanya seseorang berada di atas, cepat juga dia berada di bawah sebagaimana bola bergulir. Tak terkecuali dengan nasib pelatih berusia 58 tahun ini. Kini, dirinya tengah berada di bawah, setelah beberapa kali mengalami pemecatan lantaran kekalahan timnya.

Yang terakhir, dia dipecat dari tim yang terakhir diasuhnya, Bayern Munich. Pemecatan berlangsung hanya beberapa jam setelah kekalahan Bayern Munich atas Paris Saint German (PSG) dengan tiga gol tanpa balas. Padahal PSG adalah klub yang dilatihnya pada 2011-2013 lalu.

Kekalahan Bayern Munich adalah puncak, penyebab lainnya adalah buruknya posisi klub yang diasuhnya tersebut di Bundesliga yang hanya dapat mengoleksi 13 poin saja. Dari website Bayern Munich, Willy Sagnol akan menjadi pelatih sementara Arjen Robben dkk, seiring Bayern Munich tengah berupaya mendatangkan Julian Nagelsmann dari Hoffenheim.

Tak hanya kali ini, Carlo Ancelotti juga pernah dipecat Chealse, PSG, dan Real Madrid, karena dianggap gagal mempertahankan hingga merebut gelar dari klub-klub yang diasuhnya tersebut.

Profil Carlo Ancelotti

Ancelotti lahir di Reggiolo, Italia, 10 Juni 1959. Kini usianya telah mencapai 58 tahun. Pelatih asal Italia ini memulai karirnya sebagai pemain Parma di tahun 1976, setelah tiga tahun dia pindah ke AS Roma, dan berhasil memboyong gelar juara Seri A dan Piala Italia. Tahun 1987-1992, dia memperkuat AC Milan dan berhasil memboyong Piala Champion UEFA tahun 1989-1990.

Dia juga pernah main di Timnas Sepakbola Italia sebanyak 26 kali dengan posisi sebagai gelandang. Saat membela negaranya, Ancelotti juga pernah membawa Italia ke putaran final Piala Dunia 1990, yang dimenangkan Jerman untuk yang ketiga kalinya.

Pria yang akrab disapa Carletto itu memulai karir kepelatihannya di tahun 1995, setelah pensiun sebagai pemain. Tahun 1999, dia berhasil membawa Reggiana promosi ke Serie A. Tahun yang sama, Ancelotti dikontrak untuk melatih Parma. Kemudian, tahun 1999 ia pindah ke Juventus. Selanjutnya, November 2001, Ancelotti melatih AC Milan hingga berhasil membawa Milan menjadi semifinalis Piala UEFA dan bertengger di posisi keempat Serie A di akhir musim pertamanya. Selama delapan musim bersama Milan, Ancelotti berhasil meraih berbagai gelar juara seperti dua gelar juara Liga Champions UEFA (2002–03 dan 2006–07), Piala Dunia Antarklub FIFA 2007, Serie A 2003–04, Piala Italia 2003, dan Piala Super Eropa 2003.

Carlo Ancelotti saat bersama Real Madrid.

Juni 2009, Ancelotti menjadi manajer klub Liga Primer Inggris Chelsea menggantikan Guus Hiddink. Ia membuat sejarah baru bagi klub London Barat tersebut dengan berhasil meraih gelar juara Liga Primer Inggris dan Piala FA di akhir musim pertamanya. Namun Ancelotti gagal mempertahankan gelar juara liga di musim berikut sehingga Chelsea memecatnya pada bulan Mei 2011. Pada akhir bulan Desember 2011, Paris Saint-Germain menunjuknya menjadi pelatih menggantikan Antoine Kombouaré.

Pada tahun 2013 Ancelotti menangani Real Madrid menggantikan posisi Jose Mourinho yang hijrah ke Chelsea. Dimusim pertamanya 2013-2014 Ancelotti sukses mempersembahkan gelar Copa Del Rey dalam final El Clasico dan La Decima dalam final Derby Madrileno

Di musim keduanya 2014-2015 menangani Real Madrid Ancelotti sukses mempersembahkan gelar Piala Super UEFA dan Piala Dunia Antarklub serta mengantar klub meraih kemenangan beruntun 22 kali sampai akhir Desember 2014.

Pada tahun 2015 performa Real Madrid menurun akibat cedera dan itu mempengaruhi masa depan Ancelotti di klub. Pada akhir musim Real Madrid memutuskan untuk memberhentikan Ancelotti karena tidak bisa mempersembahkan gelar apapun dan menurun kondisi kesehatan dia.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here