Bayi Ucok Tak Bisa Duduk Tegak & Lebih Banyak Tidur Saat 3 Hari Pertama Ditemukan

ORANYENEWS- Muhammad Ucok, bayi berusia 11 bulan pertama kali ditemukan Dinas Sosial kondisinya sangatlah mengenaskan. Kondisinya lemah, lemas, tidak bisa mengangkat kepala dan tangannya, bahkan duduk tegak pun tidak bisa. Dia hanya tidur dalam kondisi yang sangat lemas.

Petugas Panti Sosial Perlindungan Bakti Kasih, Kemayoran Jakarta Pusat, Stabita menceritakan secara detil bagaimana pertama kali dirinya mendapatkan bayi Ucok setelah diambil petugas Dinas Sosial dari ayahnya, Syahrudin (58) yang di dalam video viral sibuk menghitung uang sementara bayi Ucok terbaring lemas di lantai minimarket.

Stabita menceritakan, pertama kali mendapatkan bayi tersebut kondisinya sangat lemah. Badannya kurus, dan tidak sanggup duduk tegak. “Saat pertama kali kami pegang, kondisinya mengenaskan Pak. Badannya lemah sekali, lemas, dan hanya tidur saja,” katanya.

Dia melanjutkan, bayi Ucok hanya tertidur terus sepanjang hari. Bahkan, waktu tidurnya lebih panjang dari tidur kebanyakan bayi normal. “Lebih dari 8 jam sehari,” katanya.

Bahkan, gejala bayi Ucok tidur lebih dari 8 jam terjadi selama 3 hari berturut-turut. “Kami sudah coba membangunkannya, mengajak dia bermain. Tapi, dia tetap saja lemas dan hanya ingin tidur. Bahkan, untuk mengangkat tangan saja tidak bisa. Duduk tegak saja dia juga tidak bisa saat itu,” katanya.

Stabita pun membawa bayi Muhammad Ucok untuk berobat ke Puskesmas untuk mengobati gejala yang diterima Bayi Ucok. Setelah diberikan obat, Ucok juga diberikan makanan secara perlahan-lahan setiap hari agar kondisi kesehatannya kembali pulih, seperti sediakala.

“Saat kami terima, berat badan Ucok di bawah rata-rata bayi seusianya. Makanya, kami beri asupan makan, agar kondisi tubuhnya kembali seperti semula,” ujarnya.

Diketahui, 14 Februari lalu, viral sebuah video seorang anak yang belakangan diketahui bernama Muhammad Ucok (11 bulan) terbaring lemas di lantai minimarket di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Di samping bayi tersebut, didapati seorang bapak tengah menghitung uang duduk di atas kursi plastik.

Belakangan diketahui bahwa ternyata bayi yang tergeletak lemas itu adalah anak dari sang bapak bernama Syahrudin (58) yang duduk di kursi plastik dan sibuk menghitung uang tersebut.

Kini, Syahrudin dan istrinya, Rochmaharyati (35)  ditahan di tempat penampungan yang berbeda. Ketiga anak mereka, termasuk bayi Ucok, ikut bersama dengan Rochmaharyati di PSP Bakti Kasih, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here