Bayi Calista 1,3 Tahun Koma di RS Setelah Disundut dan Dianiaya Pacar Ibu

0
710
Bayi Calista saat dikunjungi aparat kepolisian di RSUD Karawang, Jawa Barat.

ORANYENEWS- Berhati-hati dalam menjalin hubungan dengan seseorang, apalagi bagi yang sudah memiliki anak. Jangan sampai seperti peristiwa yang menimpa warga Karawang, Jawa Barat. Bayi berusia 1,3 tahun dianiaya pacar sang ibu hingga mengalami koma di rumah sakit.

Peristiwa mengenaskan itu menimpa bayi bernama Calista (1,3 tahun), putri dari Sinta (27) yang tinggal di rumah pacar di Kampung Iplik, Desa Mekarjati, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Bayi Calista 1,3 tahun terbaring koma di rumah sakit, didampingi sang ibu, Sinta.

Sinta membawa Calista ke RSUD Karawang pada 10 Maret 2018 setelah anaknya mengalami dua kali kejang-kejang, sejak saat itu hingga kini Calista masih mengalami koma di rumah sakit.

Sinta bercerita bahwa pacarnya seringkali melakukan tindakan kasar terhadap Calista, yang memang sebagai anak kecil sering menangis dan rewel.

Pernah suatu subuh pukul 04.00 WIB, dada anaknya digigit pacarnya tersebut. “Saking kencangnya digigit gitu, enggak berdarah cuma ada tapak-nya (bekasnya) doang,” aku Sinta.

Saat itu, aku Sinta, pacarnua khawatir tangis Calista akan membuat berisik orangtuanya yang saat itu tengah tidur. “Ya namanya juga anak kecil suka nangis, tetapi dia enggak mau anak kecil berisik,” tambahnya.

Pernah juga kepala Calista dijitak, punggung dipukul, dan tangannya seperti disulut rokok. Tidak hanya itu, setiap kali ia membereskan rumah, Calista menangis histeris saat digendong sang pacar.

Menurutnya, sebenarnya Calista sudah sakit sejak sebulan terakhir, namun setelah dua kali kejang-kejang barulah dibawa ke rumah sakit tersebut.

Sejak anaknya dirawat di rumah sakit, Sinta pun kini sudah tidak tinggal lagi bersama pacarnya.

Mengetahui kabar penganiayaan ini, polisi langsung bertindak dengan memeriksa sejumlah anggota keluarga pacar Sinta.

“Ada banyak luka di tubuh korban termasuk benturan di kepala,” ujar Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan saat meninjau korban di RSUD Karawang, Selasa 20 Maret 2018.

Hingga kini proses pemeriksaan masih berlangsung, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here