Indonesia Bubar 2030, Demokrat: Ini Beda Pemimpin Jaman Old dan Jaman Now

0
286
Agus Yudhoyono saat di Pasar Ikan Jembatan Puri, Sorong (foto: Yudhoyono Institute)

ORANYENEWS- Ketua Umum Prabowo Subianto menyebut Indonesia bubar di tahun 2030, sementara Agus Harimurti Yudhoyono sebut Indonesia akan menggapai masa keemasa di tahun 2045. Partai Demokrat menilai, perbedaan pernyataan kedua membuktikan beda pola pikir antara kepemimpinan jaman old dan jaman now.

“Inilah bedanya antara pemimpin jaman now dan jaman old,” kata Wasekjen DPP Partai Demokrat Rachland Nasidik, Rabu 21 Maret 2018.

Menurutnya, pemimpin zaman now seperti Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY itu mengedepankan dan menawarkan optimism, kemajuan bangsa ini di masa akan datang. “Bukan menakut-nakuti. Itu beda pemimpin jaman now dari pemimpin jaman old,” katanya.

Rachland mengira niat Prabowo Subianto baik, mengajak masyarakat lebih peduli kepada Indonesia. Hanya saja, caranya berbeda dengan kepemimpinan jaman sekarang. “Mungkin adalah gaya khas beliau saja bila ia melakukan itu dengan cara meniupkan ketakutan,” katanya

Dia menilai Prabowo hanya mengutip hasil studi tentang perkembangan geopolitik internasional yang bersifat pesimis tentang Indonesia dan tidak membuat prediksi sendiri. Prabowo bisa jadi sangat terobsesi dengan studi pihak asing tersebut.

Memang dia tak menampik bisa saja kalau ada satu studi meramal Indonesia akan bubar tahun 2030. Namun, studi lain jangan diabaikan.

“Jangan lupa ada juga proyeksi dari studi-studi lain yang justru optimis memandang peran dan kekuatan Indonesia di masa depan. Indonesia di situ dilukiskan sebagai negara demokrasi yang bertambah kuat dan berpengaruh, dengan kesejahteraan rakyatnya yang meningkat pesat,” papar Rachland tanya menyebut studi apa yang dimaksud.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here