Polisi Tangkap Sindikat Penyebar Hoax “The Family MCA”

0
898

ORANYENEWS- Polisi bergerak cepat menanggulangi banyak beredarnya kabar hoax di sosial media yang meresahkan masyarakat. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bersama Direktorat Keamanan Khusus Badan Intelijen Keamanan berhasil mengungkap dan membongkar sindikat penyebar hoax.

Senin 26 Februari 2018 pokisi melakukan sejumlah penangkapan terhadap empat tersangka yang selama inibl tergabung dalam sebuah grup WhatsApp “The Family MCA/Muslim Cyber Army).

Keempat tersangka tersebut ditangkap di sejumlah wilayah yang berbeda. ML di Tanjung Priok, RSD di Pangkal Pinang, RS di Bali, dan Yus di Sumedang. Demikian diungkapkannDirektur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran, Selasa (27/2/2018).

“Berdasarkan hasil penyelidikan grup ini sering melempar isu yang provokatif di media social,” ujar Fadil dalam rilisnya.

Fadil mengungkap, konten-konten yang disebarkan para pelaku meliputi isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia, penculikan ulama, dan mencemarkan nama baik presiden, pemerintah, hingga tokoh-tokoh tertentu. Tak sampai di situ saja, pelaku juga menyebarkan konten berisi virus kepada orang lain.

“Menyebarkan virus yang sengaja dikirimkan kepada orang atau kelompok lawan yang berakibat dapat merusak perangkat elektronik bagi si penerima,” kata Fadil.

Dengan perbuatan kejahatannya itu, keempat tersangka tersebut akan dijerat dengan dugaan menyebar ujaran kebencian kepada orang lain berdasarkan diskriminasi SARA. Lanjut Fadil, mereka juga diduga sengaja dan tanpa hak menyuruh melakukan tindakan yang menyebabkan terganggunya sistem elektronik dan atau membuat sistem elekteonik tidak bekerja sebagaimana mestinya

Saat ini,  penyidik tengah memeriksa para tersangka secara intensif. Fadil memastikan pihaknya akan mendalami pelaku lain dari grup-grup yang diikuti para tersangka.

Diketahui,  belakangan ini marak beredar isu di sosial media yang meresahkan masyarakat, dari isu kebangkitan PKI, penculikan kyai, dst, yang nyatanya kabar tersebut tidak benar adanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here