Teror Kyai di Ponpes Al Falah, Ploso Ternyata Hoax

0
259

ORANYENEWS- Ada saja orang yang memanfaatkan situasi dengan menyebarkan berita tidak benar, alias hoax. Salah satunya soal kabar adanya teror dan ancaman di Pondok Pesantren Al Falah, Ploso Mojo, Kabupaten Kediri. Ternyata kabar tersebut hoax,  tidak benar.

Pelakunya bernama Riyanto Gempol berusia 50 tahun. Pria asal Ngawi,  Jawa Timur itu adalah pengunjung Pondok Pesantren Al Falah yang hendak bersilaturahmi dengan salah seorang kiai pengasuh ponpes.

Entah dapat wangsit atau ide dari mana, Riyanto mendadak memberikan kabar kepada polisi serta petugas keamanan pondok bahwa dia disandera dan diancam 3 orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam pada Senin 19 Februari 2018, pekan lalu.

Hari ini,  Senin 26 Februari dia mengakui perbuatannya dan mengaku khilaf saat mengarang cerita tersebut.

“Saya tidak bermaksud melakukan hal-hal di luar batas dan terus terang saya khilaf atas berita dan kabar bohong ini,” aku Riyanto di hadapan para pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri.

Dalam kesempatan itu, Riyanto minta maaf atas kelakuannya yang telah membuat laporan palsu sehingga nembuat polisi kerepotan dalam menyelidiki kasus tersebut.

“Semua keterangan yang saya berikan ke polisi pada awal laporan saya adalah tidak benar dan itu tidak terjadi pada saya,” imbuh Riyanto.

Perwakilan Pondok Pesantren Al Falah, Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Muhammad Thoif, mengaku bersyukur atas sikap jujur Riyanto yang mengaku telah menyampaikan berita bohong.

Gus Thoif juga mengaku tidak akan memperpanjang dan mempermasalahkan karena Riyanto hanya sebagai pengunjung pondok, bukan santri maupun alumni santri.

Namun, aksi Riyanto ini telah mengorbankan orang lain, Abdul Azis dari Situbundo yang diamankan polisi karena dianggap gerak-geriknya mencurigakan di depan Pondok Pesantren.

Azis pun ditangkap santri kemudian diserahkan ke pihak kepolisian sejak Senin pekan lalu. Bahkan, Azis menjalani pemeriksaan kejiwaan selma dua hari di RS Bhayangkara. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa Abdul Azis tidak gila.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here