Puncak Mudik Imlek Diperkirakan Terjadi pada 15-16 Februari 

0
245
(foto: ibtimes)

ORANYENEWS, TANGERANG– Maskapai nasional Garuda Indonesia mencatatkan peningkatan signifikan pada rata-rata tingkat keterisian penumpang, dengan capaian load factor diatas 85 persen ke sejumlah destinasi favorit khususnya pada sektor penerbangan internasional jelang libur perayaan Imlek 2018.

Direktur Marketing dan Teknologi Informasi Garuda Indonesia Nina Sulistyowati mengungkapkan peningkatan trafik penumpang sudah mulai terjadi pada tanggal 12 Februari 2018 lalu, dengan puncak trafik diperkirakan akan terjadi ditanggal 15-16 Februari 2018. Sedangkan untuk arus balik diperkirakan akan terjadi pada 18-19 Februari.

Pada periode long weekend imlek tersebut beberapa destinasi yang diperkirakan juga ikut mengalami lonjakan permintaan, antara lain, Medan, Denpasar, Jakarta, dan Surabaya. Sedangkan destinasi internasional yang mengalami peningkatan signifikan di antaranya adalah Beijing, Shanghai, Hongkong, hingga Melbourne”.

Nina menambahkan, “Hingga hari ini tercatat rata-rata load factor ke beberapa destinasi tersebut berada dikisaran 85 persen dengan tren peningkatan load factor di rute domestik meningkat 12 persen. Adapun tren peningkatan trafik penumpang pada minggu ini tercatat meningkat sebesar 29,3 persen dibandingkan periode minggu sebelumnya”.

Sejalan dengan upaya maksimalisasi kapasitas layanan penerbangan, Garuda Indonesia menyediakan dua penerbangan tambahan yang terdiri dari rute Jakarta – Pontianak dan Pontianak – Jakarta untuk mengantisipasi peningkatan penumpang pada periode perayaan imlek pada tanggal 12 dan 13 Februari 2018 lalu.

“Penambahan frekuensi penerbangan tersebut merupakan bagian dari upaya maskapai dalam mengakomodir demand pengguna jasa khususnya untuk merayakan peringatan imlek melalui perayaan Cap Go Meh di Pontianak”, tambah Nina.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here