Sesmenpora Optimis Test Event Asian Games 2018 Berjalan Lancar

0
145
Sesmenpora Gatot S Dewabroto tengah mengecek fasilitas Asian Games 2018 (foto: Kemenpora)

 

ORANYENEWS- Sesmenpora Gatot S Dewa Broto bersama Ketua INASGOC Erick Thohir dan Wakil Ketua Sjafrie Sjamsoeddin, Kamis 8 Februari 2018 pagi meninjau beberapa venue untuk Test Event Asian Games di Jakarta 8-15 Februari 2018. Dari hasil cek fisik tersebut, Sesmenpora menyatakan secara umum 95% sudah siap, tinggal ada beberapa kekurangan sedikit yang jadi tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan maksimal sore ini.

Untuk kegiatan tersebut Sesmenpora dan pimpinan INASGOC mengadakan cek fisik terakhir beberapa venue yang akan dipakai. Dimulai dari kawasan GBK, yaitu Tenis Indoor yang dipakai cabor bola voli, GOR Basket, Panahan, dan Atletik di SU-GBK dan akan dilanjutkan ke JIExpo Kemayoran untuk Taekwondo dan Padepokan Pencak Silat TMII.

“Hari ini kami beserta seluruh pimpinan INASGOC mengadakan physical check terakhir, khususnya venue-venue yang dipakai test event atau invitation tournament, ingin dipastikan bahwa seluruh fasilitas yang ada betul-betul siap,” kata Sesmenpora.

Melihat kondisi yang ada, secara umum Sesmenpora puas, namun ada beberapa kekurangan yang perlu segera diselesaikan oleh masing-masing penanggung jawab venue, dan sore ini menjadi tenggat waktu yang harus secara maksimal dituntaskan mengingat sore ini sudah mulai ada yang dipertandingkan di test event.

“Poinnya secara umum 95% fine, saya sampaikan ke Pak Sjafrie sore nanti ada semacam tim monitoring lagi karena janji mereka (penanggung jawab venue) sore ini siap, dan test event sudah dimulai sore ini. Secara umum kami puas dan optimis, itulah fungsinya test event untuk memastikan kekurangan yang ada sehingga pada event yang sesungguhnya tidak ada lagi kekurangan,” tambahnya.

Terakhir ditekankan pula oleh Sesmenpora pentingnya papan-papan petunjuk arah, mengingat peserta dari negara-negara asing pasti sangat membutuhkan hal tersebut. “Saya tadi juga meminta adanya papan petunjuk arah (signboard), kelemahan kita di signing, apalagi orang asing yang tidak tahu utara-selatan sangat memerlukan hal tersebut,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here