Ternyata, Pria Lebih Fasih Saat Belanja Online

0
110
Ilustrasi belanja online (foto: Ist)

ORANYENEWS– Tren belanja online saat ini semakin meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh perkembangan perusahaan e-commerce yang marak muncul untuk memenuhi kebutuhan berbelanja secara lebihpraktis.

Pertumbuhan tersebut mau tidak mau dibarengi pula dengan peningkatan pengguna aktif internet yang sudah mencapai 132 juta di Indonesia. Fenomena ini menunjukkan bahwa  masyarakat kini lebih memilih opsi jual beli online yang tidak memerlukan tatap muka dan datang langsung ke toko konvensional.

Namun, ternyata kebiasaan belanja online menjadi semakin kompleks pada perkembangannya. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan ‘survei’ barang online menjadi tidak secepat yang diperkirakan, karena pengguna internet harus membuka beragam situs e-commerce untuk membandingkan harga. Website perbandingan harga akhirnya menjadi solusi yang dapat memangkas waktu dan efisien selama proses belanja online.

Terdapat hal yang cukup menarik dari riset internal yang sempat dilakukan oleh priceprice.com beberapa waktu lalu. Ternyata 68 persen pengguna layanan ini didominasi oleh pria dan rentang usia penggunanya yaitu dari 18-35 tahun. Kondisi ini memberikan gambaran bahwa pria lebih ‘fasih’ dalam proses jual-beli online dibandingkan wanita.

“Aku suka gadget yang terbaru dan kalau harus dating ke macam-macam toko kan ribet. Nah, pas nemu situs kaya priceprice.com to be honest terbantu banget. Aku bisa lihat-lihat review, spesifikasi produk, dan langsung bandingin harga di satu situs aja,” ucap Narendra Priyottama, Marcomm Manager salah satu brand F&B di Jakarta. Lain halnya dengan Ariyani Sukma, salah satu fashion blogger Jakarta. Ketika berbelanja online dia lebih ‘melihat’ warna, motif maupun ragam produknya. “Aku suka bandingin baju atau kosmetik di internet. Yang penting pas dulu modelnya, baru ngeliat harganya. Tapi lebih sreg kalau bisa nyobain langsung sih. Hehe”

Selain jenis produk yang diincar oleh pria dan wanita secara umum berbeda, buying intention pada pria juga lebih tinggi dibandingkan wanita. Pria cenderung lebih merasa aman dengan barang yang ia beli secara online, sehingga keputusan untuk akhirnya membeli barang secara online lebih tinggi. Sedangkan wanita cenderung lebih merasa ragu dengan barang online sebelum mereka dapat mencoba atau melihatnya secara langsung.

Tren yang dibawa oleh situs perbandingan harga secara tidak langsung juga memengaruhi kompetisi harga dari tiap pelaku e-commerce. Karena melalui situs seperti ini, mau tidak mau pengguna internet menjadi lebih jeli untuk menentukan keputusan membeli suatu produk. Sehingga harga terbaik akhirnya yang menjadi penentu dibelinya sebuah produk secara online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here