Legislator DKI Baru Paham Mengapa Jokowi Pecat Anies Baswedan

0
334
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

ORANYENEWS- Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Hasbiallah Ilyas mengaku baru paham mengapa Presiden Jokowi memecat Anies Baswedan dari kursi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

 

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu mengaku baru paham setelah melihat banjir di DKI Jakarta dalam dua hari terakhir. “Saya baru paham alasan Jokowi (memecat Anies Baswedan) setelah banjir di Jakarta dua hari ini. Ini toh alasannya,” ungkap Hasbi kepada media, Selasa 6 Februari 2018.

 

Hasbi menjelaskan menurutnya, alasan mengapa Presiden Jokowi memecat Anies Baswedan, karena mantan menteri pendidikan itu memang tidak memiliki prioritas di dalam bekerja. “Beliau (Anies) ternyata tak punya skala prioritas dalam bekerja,” ungkap Hasbi.

 

Menurutnya, Anies Baswedan telah bersikap lalai dalam memprioritaskan bahaya ancaman banjir dalam program-program utamanya, padahal Jakarta sudah memasuki musim penghujan. Kata Hasbi, bukannya mengurusi soal ancaman banjir yang akan menimpa warga DKI Jakarta, Anies Baswedan malah mengurusi Tanah Abang, mengurusi Becak. “(Bukan urusi ancaman banjir) ini malah urusi Tanah Abang, Becak yang didahulukan,” katanya.

 

Urai Hasbi, banjir di Jakarta, sebenarnya bisa saja tidak terjadi, apabila Anies sudah melakukan program pencegahan sebelumnya. Misalnya, Anies cepat mengatasi masalah pembebasan lahan yang belum rampung di Sungai Ciliwung.

 

Menurut di, banjir yang terjadi dua hari ini di Pejaten Timur, Rawajati, dan lainnya itu, karena ada bagian Sungai Ciliwung yang belum ditutup sheet pile (turap). Penyebabnya karena pembebasan lahan belum rampung, sehingga BBWSCC belum bisa bekerja memaksimalkan penurapan.

 

Kemudian Hasbi melanjutkan, bahwa sejak November 2016 lalu usulan-usulan sudah masuk ke meja Gubernur DKI Jakarta, tetapi Anies tak menanggapi..

 

“Beginilah kalau gubernurnya hanya bisa cengar-cengir saja. Presiden Jokowi dulu melakukan langkah tepat dengan memecat Anies dari jabatan Menteri Pendidikan. Kayak begini kerjanya, kok,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here