Rumah Si Pitung,  Destinasi Wisata Jakarta Utara yang Perlu Perhatian

0
453
Rumah Si Pitung

ORANYENEWS- Bicara Marunda tak lepas dari legenda masyarakat Jakart tempo dulu, yaitu Si Pitung,  yang dikenal dekat dan membela rakyat dalam melawan Belanda.

Pitung sangat dibenci penjajah Belanda karena kerap merampok rumah-rumah bule Belanda untuk dibagikan kepada rakyat jelata, mirip dengan Robin Hood di Inggris.

Nurhasanudin di Rumah Si Pitung.

Marunda dikenal sebagai lokasi tempat tinggal di Si Pitung, dengan arsitektur Betawi dan bergaya rumah panggung.

Bangunan tua berbentuk panggung itu dikenal masyarakat banyak sebagai rumah Si Pitung yang berlokas di pesisir pantai kelurahan Marunda kecamatan Cilincing Jakarta Utara.

Bangunan ini banyak dikunjungi oleh warga, tak hanya dari lingkungan Jakarta Utara saja, bahkan banyak pula yang datang dari luar Jakarta seperti dari Jakarta wilayah lainnya, Bogor, Tangerang, Bekasi bahkan ada yang lebih jauh lagi seperti dari Cirebon dan daerah – daerah lainnnya. Untuk masuk mereka diharuskan membayar Rp2.500 perorang, hanya untuk naik dan masuk ke rumah panggung tersebut.

Namun sayang, masyarakat tidak bisa berlama-lama di rumah tersebut, karena tidak ada literatur apapun yang menggambarkan,  menceritakan mengenai perjuangan Si Pitung dalam melawan penjajah Belanda. Bahkan, keterangan bangunan rumah Si Pitung juga terbatas informasinya.

Penjelasan hanya didapatkan secara lisan dari penunggu rumah bersejarah tersebut. Sehingga,  wisatawan yang datang ke lokasi tersebut tidak mendapatkan kesan yang baik mengenai Si Pitung.

Tokoh Pemuda Jakarta Utara Nurhasanudin juga merasakan hal yang sama. Dia sangat menyayangkan dengan lokasi wisata bersejarah di Jakarta Utara yang kurang terurus dengan baik.

Ketua KNPI Jakarta Utara ini berharap Pemerintah Daerah lebih memerhatikan wisata bersejarah tersebut, agar masyarakat Indonesia dapat mengenal sejarah bangsanya dengan baik.

“Apalagi jika wisata ini diurus dengan baik, dibuatkan acara rutin, dibuat menarik, berpotensi mendatangkan ekonomi bagi pemda dan masyarakat sekitar,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here