Ini Sosok Zaadit Taqwa, Pemberi Kartu Kuning kepada Presiden Jokowi

1
858
Zaadi Taqwa (foto: Youtube)

ORANYENEWS– Sosok Zaadit Taqwa, Ketua BEM UI menjadi sorotan hari ini lantaran berani mengacungkan ‘kartu kuning’ kepada Presiden Jokowi saat menghadiri Dies Natalies Universitas Indonesia ke-68.

Peristiwa tersebut terjadi sesaat setelah Presiden Jokowi berpidato di atas panggung. Sesaat Jokowi tengah menyalami Rektor UI Muhammad Anis, tampak seseorang hadirin mengenakan batik berdiri dan mengacungkan map kuning, ternyata dia adalah Zaadit Taqwa.

VIDEO KETUA BEM UI ACUNGKAN KARTU KUNING

Aksi Zaadit tersebut memicu perhatian Paspampres yang memintanya untuk duduk, akan tetapi Zaadit tetap berdiri dan terus mengangkat ‘kartu kuning’nya. Akhirnya, Paspampres pun menariknya dari belakang dan mendorongnya perlahan keluar dari tempat acara.

Zaadit Taqwa atau yang akrab disapa dengan Babeh itu adalah mahasiswa aktif dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) angkatan 2014. Bersama dengan Idmand Perdina (FIB 2014), dia menjabat sebagai Ketua BEM UI menggantikan Muhammad Syaeful Mujab, Ketua BEM UI tahun 2017.

Saat pemilihan raya IKM UI, Zaadit berhasil mengumpulkan dukungan suara hingga 5.183 mahasiswa atau sekira 53,82 persen suara mahasiswa UI. Zaadit sebelumnya adalah Ketua HMD Fisika UI 2016 dan Ketua BEM FMIPA UI 2017.

Zaadit juga aktif di media sosial, terlihat dari akun Instagramnya yang aktif menyosialisasikan kegiatan organisasinya di kampus. Di antaranya, saat mengikuti diskusi bulanan bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) membahas soal impor beras. Tak hanya itu, dia juga memosting aktivitas kampanye sebagai calon ketua BEM. Lain itu, dia juga pernah memposting poster aksi “Aku Ingin Mencyduk Setya Novanto” yang diinisiasi UI Beraksi.

bem ui

Tapi sayang, tak sedikit yang nyinyir dengan aksi Zaardit Taqwa. Di antaranya adalah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ketua PMII Cabang UI Ahmad Lutfi menyayangkan aksi yang dilakukan rekannya itu. Menurutnya, aksinya tersebut telah menjatuhkan kehormatan UI. “Selain itu apa yang dia (Zaadit) lakukan, juga telah menggadaikan marwahnya sebagai Ketua BEM UI,” kata Luthfi.

Luthfi mengindikasikan apa yang dilakukan Ketua BEM UI tersebut sebagai pesanan dari kelompok tertentu, yang selama ini sering menyerang Presiden Jokowi. Dia menuding bahwa aksi itu adalah kepanjangan tangan kelompok tertentu.

“Indikasinya Ketua Bem UI ini jadi perpanjangan tangannya kelompok tertentu itu. Tuntutan yang diajukan BEM UI, seperti isu gizi buruk di Papua dan Plt Gubernur sangat politis. Indikasinya jelas ini isu pesanan,” kata Luthfi.

Luthfi menegaskan, banyak organisasi mahasiswa UI yang tidak sepakat dengan BEM UI dan mengecem apa yang dilakukannya pada Jumat pagi tadi.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here