Kisah di Balik ‘Kawin Paksa’ Ahok-Veronica

1
268
Veronica, istri Ahok menangis saat membacakan surat suaminya.

ORANYENEWS- Malam ini pemberitaan ramai perihal surat berisi gugatan cerai Basuki Tjahaja Purnama terhadap istrinya Veronica Tan. Belum ada yang mengonfirmasi perihal surat yang tengah viral itu. Apakah benar dan apa sebabnya?  Lalu,  bagaimana juga pertama kali Ahok dan Veronica bertemu hingga memiliki tiga orang anak?

Saat surat tersebut beredar sejumlah grup whatsapp membicarakan itu dan mencoba mencari tahu apa penyebabnya,  ada yang menyebut perselisihan disebabkan ketidaksetujuan Veronica jika Ahok berpolitik lagi selepas penjara,  ada juga yang menyebut ada orang ketiga sebagai penyebab gugatan cerai.

Baca juga: 8 Bulan Dipenjara,  Ahok Gugat Cerai Veronica Tan

Tapi,  tulisan ini tidak mau mengupas itu,  tulisan ini hanya ingin mengulas ‘penyebab’ keduanya bertemu,  jatih cinta,  memiliki anak,  hingga bersama-sama kokoh menghadapi rintangan dan tantangan dalam menjalani kehidupan.

Baca juga: Pengacara Pastikan Ahok Gugat Cerai Istri

Cerita ini kembali ke tahun 1994, saat itu Ahok berusia 28 tahun dan menjabat sebagai Ketua Majelis Gereja Kristus Yesus Pluit,  Jakarta Utara.

Dalam sebuah ibadah di gereja,  seorang gadis berusia 19 tahun bernama Veronica Tan tengah memainkan piano di depan jamaat GKY.

Di hari itulah pertama kali Ahok muda bertemu dan langsung jatuh cinta kepada seorang pemain piano gereja. Dalam sebuah acara,  Ahok mengaku menaksir Veronica setelah melihat kakinya.

Baca juga: Petugas Pengadilan Benarkan Ahok Gugat Cerai Istri

“Pertama lihat kaki saja. Kalau kakinya montok dan bagus, berarti (kepribadiannya),” katanya.

Sejak itu,  Ahok mulai mendekati wanita pujaan hatinya, hingga akhirnya tidak sampai tiga tahun, Ahok memaksa Veronica untuk menikah.

Suatu hari, Ahok mendatangi ibunya Veronica dan meminta izin serta restunya,  karena dia berniat menikahi Veronica. Saat itu,  Ahok mengaku ibunya Veronica kaget,  karena belum lama dekat sudah maksa menikah.  Dia pun sempat curiga anaknya hamil duluan, tapi Ahok menegaskan bahwa sebagai aktivis gereja,  dirinya tidak mungkin menghamili seorang wanita.

Kemudian, Ahok pun secara perlahan menjelaskan kepada ibunda Veronica bahwa kondisi ayahnya lah yang memaksa dirinya untuk segera menikahi Veronica.

Ayah Ahok, Indra Tjahaja Purnama saat itu tengah menderita penyakit kanker stadium 4. Sang ayah,  ingin melihat putra sulungnya menikah dan memiliki anak.

Setelah meyakinkan kedua orangtua Veronica, keduanya akhirnya menikah pada 6 September 1997, saat itu Ahok berusia 31 tahun dan Veronica berusia 22 tahun. Saat itu di gereja keduanya berikrar janji suci di hadapan tuhan untuk sehidup semati.

Setahun kemudian,  Ahok dikaruniai seorang anak bernama Nicholas Sean yang lahir pada 1998, disusul Nathania (lahir 2001) dan Daud Albeenner (lahir 2006).

Veronica pun menemani Ahok dalam menjalani lika-liku kehidupan, seperti pertarungan politik Ahok saat bertarung untuk Bupati Belitung Timur dan juga cagub Bangka Belitung di tahun 2007. Gagal di Provinsi Bangka Belitung,  Ahok kemudian maju sebagai anggota DPR RI tahun 2009 dan menempati Komisi II DPR RI.

Tahun 2012, Veronica berada di samping suaminya saat bertarung di Pilkada DKI Jakarta,  mendampingi cagub Joko Widodo.

Jokowi jadi Presiden dalam Pilpres 2014, Basuki Tjahaja pun otomatis menjadi gubernur dan Djarot Saiful Hidayat menjadi cawagubnya.

Tahun 2017, Ahok mencalonkan diri sebagai calon Gubernur DKI didampingi Djarot Saiful Hidayat. Ahok kemudian dilaporkan dalam kasus penistaan agama dan divonis bersalah dengan hukuman 2 tahun penjara. Veronica kemudian tampil ke publik membacakan surat Ahok sambil menangis, Ahok menerima keputusan pengadilan dan akan menjalani hukum penjara dengan tulus tanpa mengajukan banding atas keputusan tersebut.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here