Selamat Jalan Laila Sari, Ini Profil Artis Multitalenta di Segala Zaman

ORANYENEWS- Kabar duka menghinggapi dunia hiburan Tanah Air. Seorang artis senior Laila Sari meninggal dunia, Senin 20 November 2017 malam.

Artis kelahiran 4 November 1935 itu mengembuskan nafas terakhirnya pada usia 82 tahun pada pukul 19.00 WIB.

Maya Sari, anak Laila Sari, menceritakan ibunya meninggal dunia setelah pulang shooting sekira jam 8 malam. Hari itu, Laila dijemput seseorang untuk pergi shooting sebuah acara yang dipandu komedian Sule.

“Pertama kan terakhir dia shooting (acara) Sule, terus tadi sama anak buahnya Sule dia ke sana (lokasi shooting) lagi, abis ke sana lagi, katanya sih shooting lagi,” ujarnya.

Kemudian, setibanya di rumah, Laila sempat pergi ke kamar mandi, lalu menuju kamarnya dan menghembuskan napas terakhirnya.

“Terus pas pulang dari sana mama udah ke kamar mandi, (enggak) tau jatoh, (enggak) tahu gimana tiba-tiba langsung mamanya enggak sadar lagi. Udah enggak bisa napas, engap-engapan, makanya saya kaget di situ,” ucap Maya.

Tetangga Laila Sari, Wheny, mengungkapkan kondisi terakhir hanya merasakan tidak enak badan. Dari kemarin memang kondisinya kurang sehat. “Katanya perutnya belum sempet keisi makanan,” kata Wheny.

Laila Sari meninggal dengan meninggalkan satu anak angkat dan tiga orang cucu.

Jenazah saat ini disemayamkan di kediaman Laila Sari, di Tangkiwood, Jakarta Barat. Rencananya, Laila akan di makamkan di TPU dekat Tanah Abang, ba’da zuhur.

Laila Sari yang lahir (di Padang Panjang, Hindia Belanda, 4 November1935 mulai aktif di dunia hiburan sejak tahun 1955. Orangtuanya Kamaroeddin dan Rachmawati.

Suami pertamanya adalah seorang tentara yang tidak terungkap namanya, tapi kemudian bercerai. Selanjutnya dia menikah dengan Murdadi Iskandar atau Boertje pada tahun 1960, dan meninggal dunia pada tahun 2000 setelah mengalami stroke selama 6 tahun.

Laila Sari mengawali karier sebagai pemain sandiwara dan penyanyi, kemudian berlanjut bermain dalam film layar lebar. Dia juga berakting dalam sejumlah sinetron, ketika film layar lebar mengalami kemunduran.

Ini sejumlah film yang pernah dibintanginya:

Dinamika (1955)
Peristiwa 10 November (1956)
Singa Betina dari Marunda (1971)
Wadjah Seorang Laki-Laki (1971)
Warung Pojok(1977)
Pulau Putri (1977)
Inem Nyonya Besar(1977)
Tuan Besar (1977)
Sinyo Adi (1977)
Kembang Semusim(1980)
Juara Cilik (1980)
Ketika Cinta Harus Memilih (1981)
Halimun (1982)
Ke Ujung Dunia(1983)
Tante Garang(1983)
Kelainan Cinta(1983)
Perempuan Kedua(1990)
Lupus IV (1990)
Amrin Membolos(1996)
Anda Puas, Saya Loyo (2008)
Cinlok (2008)
Anak Ajaib (2008)
Hantu Tanah Kusir(2010)
Comic 8 (2014)
Boneka Setan(2014)
Air & Api (2015)

Sinetron:

Ikhlas (SCTV, 2003)
Si Yoyo (RCTI, 2005)
Yoyo dan Popo (RCTI, 2005)
Mermaid In Love (SCTV, 2016)
Jodoh Wasiat Bapak (ANTV,2017).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here