Ini Penampakan “Bakpao” di Wajah Setnov

0
730

ORANYENEWS- Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto terlibat kecelakaan tunggal. Pengacara menggambarkan kliennya dalam kondisi pingsan, kepala berdarah, dan benjol sebesar bakpao. Berikut pernyataan lengkap pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi kepada media:

Fredrich mengungkapkan, bagian depan kaca mobil yang ditumpangi Setya Novanto menabrak tiang, karena melaju dalam kecepatan tinggi, bagian depan kaca mobil lepas dan menimpa kepala Novanto.

 

“Mobil lari kencang mau live, mobil kaca depan pecah, kepala berdarah dan pingsan,” ungkap Fredrich saat itu.

Fredrich melanjutkan, dokter sudah melakukan tindakan penghentian pendarahan pada kepala Novanto. Tapi, dokter memasikan kondisi Novanto baik, tapi belum bisa dikunjungi.

“Dokter sudah mengambil tindakan penghentian pendarahan, mengobati kepalanya yang memar. Luka bengkak, benjol seperti bakpao di kepala, baret juga kena kaca,” urainya.

Tapi, dari foto-foto yang didapati Oranyenews, tak tampak benjolan sebesar bakpao sebagaimana digambarkan pengacara, bahkan baju yang dikenakan Setya Novanto berwarna putih tidak didapati percikan darah sama sekali, begitu juga temuan polisi di lapangan, tidak ada bercak darah.

setnov benjol
Penampakan pertama Setnov di rumah sakit, tidak ada bercak darah.

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Wahyudin juga membantah adanya benjolan sebesar bakpao sebagaimana disebutkan pengacara.

“Saya lihat kening kirinya memar dan di pipi kiri ada luka goresan. Akan tetapi, kalau kepalanya benjol seperti bakpao itu tidak ada,” kata Mahyudin kepada media di Riau, Jumat malam.

Mahyudin yang mengunjungi Setya Novanto di Rumah Sakit Medika Permata Hijau Jakarta, Jumat sekitar pukul 10.30 WIB melihat Setnov sedang tidur, tak lama bangun dan barulah dia bisa berdialog.

Yang menarik, di dalam mobil tersebut ada dua orang selain Setnov, pertama yang menyopir adalah Hilman, kontributor MetroTV yang dikenal dekat dengan Setnov dan seorang ajudan. Keduanya duduk di depan, akan tetapi tidak mengalami luka sama sekali.

Lalu, siapa yang berbohong, apakah pengacara melebih-lebihkan kondisi Setya Novanto demi tujuan tertentu?.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here