Ada Sobekan Bekas Kondom di “Surga Dunia” Alexis

Kamar hotel di Alexis

JAKARTA– Pengelola Alexis akhirnya angkat bicara setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak memperpanjang operasional hotel dan griya pijat di kawasan Jakarta Utara tersebut. Bahkan, mereka pun membuka diri kepada wartawan, dengan memperlihatkan fasilitas yang mereka miliki.

Tak hanya hotel, bahkan mereka mengajak wartawan ke lantai 7 hotel tersebut yang pernah disebut mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sebagai surga dunia.

Di lantai 7 terdapat ‘Bathhouse Spa & lounge”. Saat  lift dibuka, maka suasana rileks dan santai langsung terlihat terlihat dengan sorot lampu yang temaram.

Sobekan kondom di kamar Alexis.
Sobekan kondom di kamar Alexis.(Liputan6.com/Moch Harunsyah)

Lantai ini terdapat sejumlah kamar berukuran besar dan kecil, dilengkapi dengan pendingin udara atau AC. Untuk kamar yang lebih besar terdapat bathup, dan semua kamar dilengkapi kasur empuk, dua bantal, dan sebuah pesawat telepon.

Kemudian, terdapat tangga menuju lantai atas, dimana terdapat loker yang dilengkapi sandal, piyama, dan handuk. Di lantai ini terdapat area bersantai. Ada kursi malas, gazebo dengan penutup kain, yang dilengkapi matras, dan sejumlah aneka bantal warna-warni. Kemudian, ada bar dan lounge untuk bersantai.

Tak jauh dari gazebo terdapat tiga kolam renang, dua di antaranya berukuran kecil dan sama, satu lainnya berukuran lebih lebar. Kolam tersebut dangkal, dan hanya sekira 50 cm.

Kemudian di ujung kolam terlihat ada stage kecil, kemungkinan dipakai untuk set DJ, pengeras suara juga ikut melengkapi.

Dalam safari wartawan di lantai 7 itu tidak ada karyawan yang dapat ditemui atau diminta keterangan, karena semua karyawan sudah dirumahkan sejak  Pemprov DKI menolak  perpanjangan izin Alexis.

Di tengah berkeliling ‘surga dunia’ itu, wartawan mendapatkan sebuah temuan menarik. Yaitu, tepatnya di depan kamar 706-707, didapati temuan sobekan bungkus kondom di dalam tong sampah, yang sudah bercampur dengan punting rokok, dan kardus bohlam.

Legal Corporate Hotel Alexis, Lina Novita, yang dikonfirmasi mengenai temuan tersebut membantah telah terjadi praktik asusila dan prostitusi di dalam griya pijat Alexis. “Sangat melarang, di setiap ruangan ada tulisan (larangan asusila),” kata dia.

Dalam jumpa persnya, Lina mengaku selama ini tidak pernah ada temuan pelanggaran di Hotel dan Griya Pijat Alexis. “Tidak pernah ditemukan pelanggaran, baik berupa peredaran narkoba hingga kasus asusila”.

Lina mengakui sejak pemprov DKI tidak memperpanjang izin usahanya, mereka telah merumahkan sekira 600 orang pekerja tetap, dan 400 pekerja lepas di usaha yang bergerak di bidang pariwisata tersebut.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here