Pembunuh John F Kennedy Sebenarnya Akan Terjawab Hari Ini?

WASHINGTON- Salah satu misteri peristiwa terbesar di dunia yang belum terjawab secara tuntas adalah pembunuhan Presiden Amerika Serikat ke-35. Hari ini konspirasi tingkat tinggi di dunia itu akan terjawab pada hari ini, pasalnya ribuan dokumen rahasia terkait peristiwa tersebut akan dibuka Arsip Nasional Amerika Serikat.

Rencananya, Arsip Nasional akan membuka sekira 3.000 dokumen rahasia berkaitan dengan penyelidikan pembunuhan Presiden yang hanya menjabat sebagai 2 tahun 11 bulan itu.

John F Kennedy ditembak.

Ribuan dokumen itu akan dirilis setelah dipastikan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan menghalangi publikasi tersebut. Di dalam ribuan dokumen itu, berisikan surat-surat pimpinan CIA dan FBI saat itu, juga sejumlah kesaksikan, seperti kesaksian istri John F Kennedy, Jacky, dan kesaksian kuasa hukum seorang bos mafia.

Banyak yang berharap bahwa ribuan dokumen tersebut bakal mengakhiri misteri pembunuhan dengan konspirasi tingkat tinggi di saat itu. Apakah benar ada penembak kedua setelah Lee Harvey Oswald, tersangka pembunuhan? Atau Oswald hanya bagian dari konspirasi yang lebih tinggi?

Tetapi, mereka yang mungkin berharap ribuan dokumen ini mengakhiri semua teori konspirasi bisa jadi akan merasa kecewa.

“Teori konspirasi tak akan berhenti meski ada fakta-fakta baru,” urai Gerald Posner, penulis buku Case Closed: Lee Harvey Oswald and the Assassination of JFK.

Menurut Gerald, publikasi ribuan dokumen tersebut besar kemungkinan tak akan mengungkap semua jawaban. Akan tetapi, setidaknya bisa memberi sedikit cahaya dan petunjuk untuk beberapa pertanyaan tak terjawab.

Misalnya adalah soal perjalanan Oswald ke Mexico City, yang pada saat itu merupakan pusat kegiatan komunis di benua Amerika. Oswald melakukan perjalanan ke Mexico City hanya beberapa pekan sebelum dia melakukan pembunuhan JFK di Dallas, Texas.

Pertanyaan lainnya adalah mengenai tak adanya investigasi mendalam terhadap Jack Ruby, pemilik sebuah kelab malam Texas yang menembak Oswald hanya dua hari setelah dia menembak JFK. Akhirnya,. tewasnya Oswald mengakhiri peluang penegak hukum mengungkap apa motif sebenarnya dalam peristiwa pembunuhan sang presiden.

Kemudian, dalam pertanyaan selanjutnya adalah apakah Oswald, yang berkunjung ke Uni Soviet sebelum serangan itu, merencanakan pembunuhan JFK dengan jaringan kriminal asing?

“Pertanyaan paling berat adalah apakah Oswald membunuh JFK untuk dirinya sendiri atau dia melakukannya karena perintah orang lain,” tambah Posner.

Menurut Posner, dirinya tidak menemukan jejak konspirasi pada Oswald. Jika benar bukti itu muncul pada hari ini, maka dia pun akan mengubah pendapatnya. Akan tetapi, jika bukti itu tidak ada, maka semua penggemar teori konspirasi harus mengakui bahwa Oswald memang melakukan pembunuhan tersebut sendirian.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here