Video Kakek 64 Tahun Tembakkan Senjata Otomatis di Konser Musik, 50 Orang Tewas

0
693

LAS VEGAS – Festival musik country Route 91 Panen yang digelar di Las Vegas Boulevard, dekat hotel Mandalay Bay mendadak mencekam. Alunan musik yang mengenangkan tiba-tiba diiringi suara rentetan tembakan yang belum diketahui asalnya. Puluhan orang jatuh, diketahui 50 orang mati ratusan orang luka-luka.

Penembak di konser dekat Kasino Mandalay Bay di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), diketahui adalah warga lokal bernama Stephen Paddock. Dia menembak dengan senjata otomatis dari lantai 32 Hotel dan Kasino Mandalay Bay.

Menerima laporan tersebut, polisi bersama tim SWAT langsung menyerbu kamar hotel tersebut. Mereka menggunakan peledak untuk bisa membuka kamar hotel yang ditempati Paddock.

Dalam penggerebekan ini, Paddock tewas setekah ditembak tim SWAT. Kemudian polisi menggeledah isi kamar yang ternyata didapati banyak senjata. Tidak diketahui, bagaimana Paddock bisa lolos membawa senjata-senjata tersebut ke dalam kamar hotel.

Sheriff Joseph Lombardo dalam konferensi pers terbaru di Las Vegas, seperti dilansir The Guardian, Senin (2/10/2017) mengatakan, “Kami menemukan kakek yang berusia 64 tahun ini mendalangi penembakan brutal menembak 50 orang dan melukai 200 orang.

Tak hanya menggeledah kamar hotel, polisi juga akan menggeledah kediaman Paddock yang berada di kawasan Mesquite, Nevada.

“Ini akan menjadi penyelidikan yang panjang dan lama. Kami mengerahkan semua bantuan FBI untuk membantu kami dalam penyelidikan ini, khususnya advokat korban-korban dan rekan-rekan CSI untuk membantu kami menyisir lokasi dan memastikan kami semua bukti yang bisa kami dapatkan,” ucapnya

NBC News melansir nama Paddock sebelumnya tidak dikenal oleh pemerintah federal, akan tetapi aparat penegak hukum lokal mengenalnya. Sayangnya, tidak ada penjelasan yang lebih rinci mengenai pria lanjut usia tersebut di kepolisian lokal.

Akan tetapi dipastikan kakek itu tidak terlibat terorisme. Kepolisian juga tidak menyebut kejadian ini sebagai serangan teroris.

“Kami meyakini penyerang utama dalam insiden ini sudah mati dan tidak lagi menjadi ancaman,” tegas Sheriff Joseph Lombardo dari Kepolisian Metropolitan Las Vegas.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here