Kronologis OTT Wali Kota Batu Saat Mandi, hingga Harta Rp18 Miliar

0
257
Eddy Rumpoko (foto: Ist)

JAKARTA – Wali Kota Batu Eddy Rumpoko tak menyangka saat tengah mandi di rumah dinasnya, tiba-tiba pintu kamar mandinya digedor dengan keras dan diinformasikan ada petugas KPK.

“Saya di rumah, (sedang) mandi. Terus tahu-tahu kamar mandi digedor. Ada petugas KPK. Katanya OTT,” terang Eddy kepada wartawan saat tengah dibawa petugas dari Mapolda Jatim ke Bandara, guna diterbangkan ke Jakarta, Sabtu 16 September malam 2017.

Eddy saat itu ngotot ingin bicara kepada wartawan usai ditahan sementara di Mapolda Jawa Timur. “Nggak apa-apa, sama wartawan nggak apa-apa,” lanjutnya. Selanjutnya, pukul 20.44 WIB, mantan Ketua DPC PDIP Malang itu pun langsung dibawa ke Jakarta, menuju Gedung KPK untuk pemeriksaan lanjutan.

Enam petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada pukul 13.30 WIB melakukan penangkapan terhadap Eddy Rumpoko, dan empat orang lainnya. Kemudian, keduanya dibawa ke Mapolda Jawa Timur pukul 17.30 WIB, untuk pemeriksaan sementara.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita uang sebesar Rp300 juta, yang diduga Rp200 juta untuk Eddy Rumpoko dan Ep100 juta lainnya untuk Kepala UPL Kota Batu, Malang.

Diduga uang ratusan juga tersebut diterima dari rekanan (Philip), terkait dengan pengadaan barang dan jasa Pemkot Batu. Walkot Batu dan 4 orang lainnya ditangkap sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung dibawa ke Mapolda Jatim untuk pemeriksaan awal.

“Terkait dengan penerimaan suap atau hadiah oleh Wali Kota Batu dan Kepala ULP Pemkot Batu dari rekanan (Philip) terkait pengadaan barang dan jasa,” sebut Alexander.

Penangkapan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko ini sangat ironi, pasalnya masa jabatannya akan berakhir pada Desember mendatang. Selanjutnya, jabatan Wali Kota akan dilanjutkan istrinya, Dewanti Rumpoko yang berhasil memenangkan Pilkada beberapa waktu lalu, berpasangan dengan Wakil Wali Kota petahana Punjul Santoso. Rencananya, Dewanti-Punjul akan dilantik pada Desember mendatang.

Saat OTT terjadi, siang tadi, Dewanti Rumpoko tengah berada di Liverpool bersama putrinya, Ganis Rumpoko, yang berencana melanjutkan kuliah di kota tersebut. Setidaknya 19 foto Dewanti dan Ganis yang diunggah pada media sosial pada Sabtu dinihari waktu Indonesia menunjukkan hal tersebut.

Eddy Rumpoko menjabat dua kali sebagai Wali Kota Batu, 2007-2012 dan 2013-2017. Lalu berapa harta kekayaan Eddy Rumpoko?

Aplikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Eddy terakhir melapor pada 1 Juni 2015. Total harta yang dimiliki yakni Rp 16.438.612.628 dan 181.437 USD (Rp 2,4 miliar).

Harta tersebut terbagi dari harta bergerak dan tidak bergerak. Eddy diketahui memiliki aset aset tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Malang, Batu dan Yogyakarta.
Salah satu aset tanah di Batu milik Eddy yakni tanah berukuran 4.560 meter persegi senilai Rp 350 juta. Sementara di Jakarta Selatan, Eddy punya aset tanah seluas 90 meter persegi senilai Rp 1,2 miliar.

Eddy memiliki aset benda bergerak berupa mobil yang jumlahnya 8 unit. Mobil tersebut dari berbagai merek dan pabrikan Asia hingga Eropa yakni BMW, Mercedes-benz, Honda dan Toyota.

Dia juga memiliki satu motor Piaggio LX tahun 2011 senilai Rp 20 juta dan motor BMW keluaran tahun 1954 dengan harga Rp 100 juta. Total aset mobil Eddy mencapai Rp 3,8 miliar. Selain itu, Eddy juga mengoleksi barang seni dan antik yang dalam laporan jumlahnya Rp 2,35 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here