Kalapas Cipinang Harus Ungkap Siapa yang Ancam Jiwa Ahok?

0
477
Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA- Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas I Cipinang Abdul Ghani diminta untuk mengungkap siapa yang mengancam jiwa eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang membuatnya tidak ditahan di Cipinang dan dititip di Rutan Mako Brimob.

“Iya, (Kalapas) harus ungkapkan siapa yang mengancam, mengapa mengancam, apa bentuk ancamannya,” kata Pengamat Hukum Suparji Ahmad kepada Oranyenews, saat berbincang via telepon, Kamis 22 Juni 2017.

Suparji mengatakan, proses penegakan hukum harus berdasar data dan fakta secara cermat, jelas dan lengkap. “Tidak boleh fiksi dan imajinasi,” tegasnya.

Baca juga: Kalapas: Jiwa Ahok Terancam Jika Ditahan di Cipinang

Sebab itu, setiap pernyataan harus dipertanggungjawabkan kebenarannya, harus didukung dengan bukti yang jelas tentang adanya ancaman jiwa bagi Ahok. “Kalau benar ada yang mengancam harus ditindak tegas, karena jelas itu tidak diperbolehkan,” katanya.

Dengan tidak jadinya eksekusi Basuki Tjahaja Purnama ke Lapas Cipinang tanpa bukti yang terukur, akan membuat banyak pertanyaan di tengah masyarakat mengenai keadilan dalam penegakan hukum di negeri ini.

“Jangan salahkan kalau muncul spekulasi publik bahwa itu rekayasa. Jika ini terjadi maka akan menjadi preseden buruk dalam eksekusi tahanan. Karena  dengan alasan keamanan seseorang akan mendapat privilege,” tutupnya.

Diketahui, Basuki Tjahaja Purnama batal diekskusi ke Lapas Cipinang. Ternyata, belakangan diketahui alasannya Kalapas Rutan Cipinang yang memintanya. Dia meminta agar Ahok tetap ditahan di Rutan Mako Brimob untuk alasan keamanan.

Dia mengaku, jiwa Ahok terancam jika penahanan terpidana kasus penistaan agama tersebut dilakukan di Lapas Cipinang. Tapi, Kalapas Abdul Ghani tidak menjelaskan secara terbuka kepada wartawan apa bentuk ancaman, dan siapa yang mengancam jiwa Ahok di Lapas Cipinang tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here