Calon Kepala Desa Terlibat Perampokan Sadis David Tantono

0
528
Rilis perampokan sadis di SPBU Daan Mogot, Cengkareng.

JAKARTA- Pelan tapi pasti polisi dari Polda Metro Jaya berhasil menangkap 4 orang pelaku perampokan dan penembakan terhadap David Tantono di SPBU Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat. Diduga kawanan perampok ini berjumlah 10 orang, seorang di antaranya terdapat seorang calon kepala desa di Lampung.

Kabib Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengungkapkan, empat orang yang berhasil ditangkap adalah TP, M, DTK, dan IR. Mereka memiliki peran masing-masing dalam perampokan dan pembunuhan terhadap David Tantono. M bertugas sebagai mata-mata di bank, kemudian mengirimkan informasi kepada rekannya target yang mengambil uang banyak tanpa ditemani orang lain alias sendirian.

Rilis perampokan sadis di SPBU Daan Mogot, Cengkareng.

Saat itu M menandani David Tantono sebagai target yang layak untuk dieksekusi, karena mengambil uang Rp300 juta tanpa teman apalagi pengawalan.

Lalu, rekannya yang lain yaitu TP bertugas menaruh paku di bawah ban mobil David Tantono setelah mendapatkan tanda dari M di dalam bank. Keduanya, diketahui polisi dari CCTV yang terdapat di dalam dan luar bank BCA Green Garden tempat David Tantono mengambil uang THR untuk karyawannya Rp300 juta.

Baca: 4 Peristiwa Perampokan Bermodus Gembos Ban

Dalam mengembangannya, polisi mendapati dua nama lainnya yaitu DTK dan IR. Belum diungkap apa peran keduanya dalam perampokan tersebut, polisi hanya menyebutkan keduanya terlibat dalam perampokan sadis tersebut. DTK saat ditangkap ternyata tengah menjalankan aktivitasnya berkampanye sebagai calon kepala desa di Lampung. Polisi pun tak segan-segan langsung mencokoknya.

Lalu, polisi menangkap IR di Karawang. Polisi membawa IR ke Bogor untuk mencari tahu pelaku lainnya di kawasan tersebut. Tetapi bukannya kooperatif, IR malah mencoba melakukan perlawanan sehingga akhirnya mendapat tindakan tegas dari polisi dengan ditembak dan tewas di tempat.

Hingga kini polisi masih memburu 6 kawanan lainnya yang terlibat dalam perempokan, termasuk eksekutor yang menembak secara sadis David Tantono dari jarak 1 meter saat mencoba mempertahankan tas berisi Rp300 juta berisi THR karyawannya.

Dalam kesempatan itu, Argo mengimbau kepada 6 pelaku lainnya untuk segera menyerahkan diri sebelum dikejar aparat kepolisian dan mendapatkan tindakan tegas dari pihak kepolisian.

Diketahui, David Tantono (31) tewas ditembak kawanan perampok saat mempertahankan uang Rp300 juta yang diambil dari dalam mobil Innova miliknya saat hendak mengganti ban yang gembos di SPBU Daan Mogot, Cengkareng.

Dalam analisa kepolisian, David sudah diincar dari sejak mengambil uang di Bank BCA Green Garden, karena mengambil uang sendirian dalam jumlah yang cukup banyak Rp300 juta untuk THR karyawannya.

Usai ditandai, mobil David digembosi dengan paku. Kemudian, diikuti dari bank hingga ke SPBU, saat David mencoba mengganti ban gembos tersebut. Saat itulah dua orang dengan sebuah motor mengambil tas berisi uang dari dalam mobilnya.

Mengetahui hal itu, David pun mengejar pelaku dan mencoba merebut tasnya dari pelaku sambil berteriak minta tolong. Nahas, pelaku yang panik langsung menembaknya dari jarak dekat hingga David tewas ditempat.

Saksi mata pengganti ban mengaku mendengar David Tantono teriak minta tolong. Tapi, dia tidak berani membantu karena kawanan perampok tersebut membawa dan mengacungkan pistol hingga akhirnya David ambuk ditembak kawanan perampok yang langsung melarikan diri. Saat itu dia melihat dua motor masing-masing berisi dua orang di lokasi tersebut.

Tak lama setelah kejadian David, percobaan perampokan dan penembakan juga terjadi di Karawaci Tangerang. Dua orang dengan mengendarai motor mencoba merampok sebuah motor dari dalam rumah, kepergok dan seorang gadis muda bernama Italia Chandra Kirana Putri meneriakinya maling dan melemparnya dengan sapu. Saat hendak mengambil sapu yang kedua untuk memukulkan kepada perampok yang hendak melarikan diri dengan motor, nahas sang perampok mengacungkan pistol dan menembak Italia di dadanya hingga tewas di pelukan ibunya.

Baca juga: Ini Video Perampokan Disertai Penembakan Italia

Hingga kini pelaku belum ditangkap dan masih diburu polisi. Sketsa wajah salah satu pelaku perampok kini sudah tersebar ke sejumlah wilayah, termasuk ditayangkan di televisi.

Jelang mudik lebaran kriminalitas meningkat, masyarakat diharapkan berhati-hati dengan potensi terjadinya perampokan dengan cara waspada dan mengaktifkan siskamling.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here