Video Gerakan Shalat Atta Halilintar Juga Pernah Viral Di Malaysia

Video Gerakan Shalat Atta Halilintar Juga Pernah Viral Di Malaysia
Youtuber Atta Halilintar / Foto : Ricardo/JPNN

Oranyenews.com, Jakarta – Saat ini Youtuber Atta Halilintar tengah tersandung dengan kasus dugaan penistaan agama.

Hal tersebut tentu mempunyai kaitan dengan video gerakan shalat yang dilakukan oleh pria yang sangat hobi gonta-ganti warna rambut tersebut.

Bahkan Atta Halilintar juga sudah dilaporkan ke Polda Metri Jaya oleh Ustadz Ruhimat dari LSM bernama KPK (Komunitas Pengawas Korupsi), beberapa waktu lalu.

Ditelusuri, ternyata video gerakan shalat tersebut juga sempat viral di Malaysia, tepatnya pada saat video pertama diunggah beberapa tahun silam.

Bahkan video tersebut juga sempat dijadikan untuk bahan edukasi anak sekolah. Namun pada akhirnya video tersebut duhapus.

Sebagai tujuannya ialah untuk menghindari adanya kesalahpahaman dari beberapa pihak. Dan penjelasan tersebut langsung diungkap oleh Atta Halilintar melalui Instagram Story pribadinya.

“Video itu viral di Malaysia untuk edukasi adek-adek sekolah hal-hal yang dilarang pada saat salat dan membatalkan salat,” ucap Atta Halilintar, Sabtu (16/11/2019).

Sedangkan untuk sebelumnya, pria dengan kelahiran 20 Novemver 1994 tersebut sudah memberikan penjelasan terkait dengan video tersebut.

Pasalnya, video yang dimaksud sudah lama, dan bahkan sudah dihapus dari akun Youtube Gen Halilintar (GH).

“Tidak ada niat sama sekali untuk menistakan agama yang saya cintai dan saya hormati,” tulis Atta.

Atta menilai, video tersebut diunggah ulang serta sudah di potong. Sehingga menimbulkan salah paham dari berbagai pihak.

“Video itu di bulan Ramadan kami bikin runutan video lagu Ramadan, lagi Lebaran, tipe-tipe sahur, ngabuburit, buka puasa sampai video yang DILARANG DILAKUKAN saat salat,” papar Atta.

seperti yang diketahui, Atta Halilintar beserta akun Youtube Gunawan Swallow dilaporkan oleh Ustaz Ruhimat dengan tuduhan penistaan agama.

Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/7322/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimus tertanggal 13 November 2019.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here