Klarifikasi Messya Iskandar Tentang Video Tolak Tes Urine Yang Viral

Klarifikasi Messya Iskandar Tentang Video Tolak Tes Urine Yang Viral

Oranyenews.com, Denpasar – Model seksi Messya Iskandar memberikan penjelasan terkait duduk perkara dalam video dirinya yang viral.

Pada video tersebut, tampak jika Messya Iskandar menolak untuk dilakukan tes urine pada salah satu kelab malam di Bali.

Messya juga menekankan rasa herannya terkait dengan petugas yang memilih dirinya dan teman-teman untuk tetap dilakukan tes urine.

“Jadi waktu malam itu, aku dan temenku lagi makan dan kita nge-whisky, dan pada saat polisi itu datang aku dan temanku sudah rada tipsy jadi aku tidak terlalu melihat di sekitar ku, yang aku liat pengunjung lain pada santai, terus tiba-tiba semua polisinya datang ke table kita terus mereka minta KTP, lalu setelah itu mereka memaksa kita buat test urine dan kita tidak mau awalnya karna aku lihat pengunjung yang lain tidak diminta test urine,” ucap Messya seperti dilansir dari detikcom, Minggu (1/12/2019).

Untuk itu, Messya meminta surat perintah kepada polisi yang tengah memeriksa dirinya. Akan tetapi, ia menyebut jika surat tersebut tidak ditunjukkan.

Ia terus mempertanyakan kenapa dirinya dan teman-teman yang diminta tes urine, sedangkan untuk pengunjung lain tidak.

“Jawaban polisinya bilang karena kami di-CURIGAI. Terus mereka tetap memaksa kami untuk test urine sampai mereka semua bentak-bentak kita, terus aku jawab dong dengan nada keras juga kalau mau dibawa ya bawa aja ke kantor polisi, cek di sana dan mereka nyuruh kita test urine di tempat,” lanjut Messya.

Oleh karena itu, mEssya dan temannya bersikukuh untuk tidak test urine. Akan tetapi, pada akhirnya mereka mengalah demi menunjukkan bersih dari narkoba.

“Aku dan temenku masih tetap ribut kenapa cuma kami yang dites sedangkan pengunjung yang lain tidak!! Aku heran kenapa mereka sangat mencurigai kami, dan aku marah karena aku tetap nggak mau dites. Aku bilang ke polisinya kalau mau tes, ya semua dong harus dites, jangan kita bertiga saja, dan setelah kita mau melakukan test urine, hasil nya NEGATIF dan setelah itu polisinya langsung kabur nggak ada ngomong apa pun. Jadi kita itu emosi dan marahnya kenapa cuma kita yang digerebek, pengunjung yang lain tidak,” jelasnya secara panjang lebar.

Seperti yang diketahui, kegiatan yang Messya sebut sebagai penggrebekan tersebut merupakan aksi operasi Waspada Wira Tombak TA 2019.

Kegiatan digelar oleh Denpom IX/3 bersama dengan tim gabungan Polri, BNNK Badung, pihak imigrasi, dan juga Satpol PP.

“Iya, itu viral karena nggak mau tes urine. Intinya dia diperiksa nggak mau nggak tahu masalahnya apa, yang tahu kan dia karena diperiksa nggak mau,” ungkap Letkol Cpm Harjono.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here