5 Kelebihan Makan di Warteg Menurut Orang Korea yang Main Ke Indonesia

orang korea makan warteg
Youtuber Korea Mencoba makan warteg di Indonesia

Warganet yang senang menonton Youtube mungkin tidak asing lagi dengan akun Bandung Oppa yang dikelola Han Jongdae. Cowok Korea yang sudah cukup lama tinggal di Bandung itu sering membuat konten video tentang Indonesia di akun tersebut.

Konten video yang diunggah pada (25/1/2019) di akun Youtube.com/Bandung Oppa menampilkan pengalamannya bersama cowok Korea lainnya, Jihyeok. Bandung Oppa memberikan julukan Oppa Alay kepada Jihyeok karena perilaku dan responnya terhadap sesuatu seringkali berlebihan.

Han Jongdae
Han Jongdae

Bandung Oppa mengajak Oppa Alay yang tengah berlibur di Bandung untuk di warteg (warung tegal). Sambil menikmati nasi rames ala warteg, Bandung Oppa menjelaskan kelebihan warteg seperti berikut ini.

1. Mirip masakan rumahan

Menu yang disajikan di warteg, mirip dengan masakah rumah di Korea. Bandung Oppa yakin orang Korea akan suka. Oppa Alay sepakat setelah mencicipi bakwan jagung dicocol sambal. “Aku bahagia,” kata Oppa Alay setelah mengunyah bakwan jagung.

2. Kita bisa melihat makanannya dulu sebelum diambil

“Buat orang asing yang ke sini, mereka harus cari info di internet. Tapi kalo di warteg bisa langsung lihat dan pilih makanan yang mereka anggap enak,” komentar Bandung Oppa. Hal itu bagus untuk orang asing seperti Oppa Alay dan dirinya.

3. Harganya tidak mahal

Bandung Oppa memilih aneka lauk, sayur dan nasi yang dihargai Rp20.000 atau sekitar ₩1.500 jika dikoneversi ke mata uang Korea. Padahal di Korea, harga makanan yang dipesan Bandung Oppa dapat berkisar ₩ 7.000 – ₩ 8.000 atau lebih dari Rp100.000. Jadi makan di warteg murah sekali menurut orang Korea.

4. Menyediakan banyak menu sayur

Warteg menyediakan banyak menu sayur. Bagus sekali untuk orang diet. Bebagai macam sayur bisa ditambahkan, mulai dari lalapan seperti mentimun, sayur tumis, juga sayur yang berkuah. Kebutuhan serat bisa tercukupi.

5. Bisa makan banyak

Orang yang makan di warteg sebagian besar dari kalangan menengah ke bawah dan mahasiswa. Mereka bisa dapat nasi dengan porsi banyak dan pesan beberapa lauk saja ditambah kuah. “Sausnya itu gratis!” kata Bandung Oppa. Oppa Alay terkejut, kalau tahu dia akan mengambil banyak kuah.

Itulah 5 kelebihan makan di warteg yang disampaikan Bandung Oppa kepada Oppa Alay. Mereka cukup puas dan terkesan dengan menu dan rasa makanan warteg. Di Korea, jarang sekali rumah makan seperti warteg itu.

Nah, bagi kamu pecinta warteg, tidak perlu malu lagi makan di warteg. Orang Korea saja suka. Lanjutkan saja makan di warteg seperti biasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here