Apakah Kredit Rumah Tanpa DP Lebih Mahal ? ini Penjelasannya

Apakah Kredit Rumah Tanpa DP Lebih Mahal
Apakah Kredit Rumah Tanpa DP Lebih Mahal ?

Banyak masyarakat yang tidak memiliki kemampuan untuk membeli rumah secara tunai untuk itu pihak bank meluncurkan layanan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).

Layanan ini diluncurkan untuk membantu masyarakat dalam menjawab kebutuhan mereka.

Apakah Kredit Rumah Tanpa DP Lebih Mahal ?

Namun untuk sebagian besar masyarakat hal ini masih menyulitkan untuk mereka, untuk itulah saat ini Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan untuk meringankan masyarakat yaitu dengan memperbolehkan pihak bank untuk memberikan dana kredit kepemilikan rumah (KPR) tanpa adanya uang muka atau DP yang dibayarkan.

Kredit Rumah Tanpa DP Lebih Mahal
pilihlah kredit sesuai keuangan

Namun aturan ini berlaku hanya untuk pembelian rumah pertama saja, untuk pembelian rumah kedua dan seterusnya tetap diharuskan untuk membayar uang muka atau DP terlebih dahulu. Aturan ini diberlakukan sejak tanggal 1 Agustus tahun 2018.

Berapa DP Minimal Kredit Rumah?

Meskipun adanya layanan KPR dari pihak bank, masih banyak masyarakat yang harus mengurungkan niat untuk membeli rumah dengan layanan KPR hal ini disebabkan karena mereka harus mengeluarkan sejumlah uang muka atau DP sekitar 25% sampai 30% dari harga rumah, ketika dinominalkan mereka harus menyiapkan puluhan juta untuk uang muka.

Banyak dari masyarakat yang tak mampu menyediakan uang muka tersebut, maka aturan yang dikeluaran bank BI ini yaitu bisa membeli rumah KPR tanpa harus membayar uang muka atau DP terlebih dahulu sangatlah membantu.

Bagi pihak bank, layanan KPR tanpa adanya uang muka atau DP ini menjadi lebih beresiko. Kebijakan ini menjadi tantangan bagi pihak bank untuk lebih berhati-hati dalam menyeleksi calon nasabah KPR mereka.

Kebijakan DP 0% ini memungkinkan bank dapat mengalami kredit macet, terlebih jika nasabah yang mengambil layanan KPR DP 0% ini adalah orang-orang dengan penghasilan kelas menengah ke bawah.

Mengapa KPR DP 0% Lebih Mahal?

Jika hal tadi adalah resiko yang harus ditanggung pihak bank sebagai penyedia layanan KPR, lalu bagaimana dengan keuntungan yang diterima oleh nasabah ?

Kenyataannya KPR dengan DP 0% ini akan membuat beban angsuran semakin mahal.

kebijakan BI DP 0%

Setiap kebijakan pastinya ada keuntungan dan juga resikonya. Keuntungan yang didapat oleh masyarakat dengan kebijakan uang muka atau DP 0% ini, membantu masyarakat dengan penghasilan menengah ke bawah dapat memiliki rumah dengan layanan KPR, karena mereka hanya perlu menggelontorkan sejumlah uang untuk biaya administrasi dan beberapa biaya lain yang nominalnya terjangkau.

Namun apakah anda tahu bahwa jika anda membeli rumah dengan KPR tanpa uang muka atau DP 0%, dapat dipastikan besarnya angsuran atau cicilan semakin mahal. Bagaimana tidak, hal ini bisa terjadi karena harga satu unit rumah menjadi hutang dan hutang tersebut dikenakan bunga.

Pada prinsipnya semakin besar hutang anda, maka semakin besar pula bunga yang harus dibayarkan.  Maka jumlah atau nominal angsuran anda akan semakin mahal pula. Hal ini juga berdampak pada semakin lama kurun waktu atau tempo anda dalam mengangsur hutang atau kredit.

Manakah Yang Terbaik KPR DP 0% atau KPR Dengan DP 25% sampai 30%?

Berbanding terbalik dengan KPR dengan DP 25% sampai 30%, maka nilai hutang anda akan semakin kecil karena harga satu unit rumah sudah anda bayarkan sebagian jadi hutang anda tinggal sisa dari uang DP tersebut.

Tentunya semakin kecil hutang anda maka bunga yang anda bayarkan semakin sedikit juga. Hal ini berdampak pada semakin murah atau semakin kecil juga nominal uang angsuran yang harus anda bayarkan, selain itu tempo waktu untuk mengangsur hutang semakin pendek.

Kebijakan baru ini memberikan opsi bagi masyarakat untuk memilih mana yang sesuai dengan kemampuan keuangan mereka, tentunya dengan kelebihan dan kekurangan disetiap kebijakan. Ketika mengajukan KPR anda harus memiliki perencanaan yang matang agar tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here