Jelang Ramadhan, DKP Launching Toko Tani Indonesia 

0
127

ORANYENEWS,  Serang –  Menjelang bulan suci ramadhan, Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Ketahan Pangan (DKP) melaunching Toko Tani Indonesia Center Daerah (TTICD) yang berada di Kantor DKP di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (09/05/2016).

Launching TTICD di tandai dengan pemotongan pita oleh Sekretaris Daerah Banten Ranta Soeharta, didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Muflihah, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan, Kementrian Pertanian, Kepala DKPP Banten Ali Fadilah dan sejumlah pejabat Pemprov Banten.

Dalam sambutanya Sekda Ranta mengatakan dengan adanya launching TTICD  dan apel siaga Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) ini di harapkan bisa menekan inflasi Provinsi Banten dan tidak lagi ada angka-angka indikator makro Banten di atas Nasional. Karena menurut Sekda, pertanian ini salah satu penyangga indikator makro di Banten.

“Kita membuat TTICD di Banten untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan di Provinsi Banten, jangan sampai harga mahal tetapi petani tidak merasakan harga tersebut. Mari kita sejahterakan petani,” tegas Sekda.

Sekda menambahkan bahwa Provinsi Banten sebentar lagi akan membuat Perda khusus BUMD tentang Agrobisnis sebagai penopang dari TTICD ini. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini dapat mensejahtrakan masyarakat di Provinsi Banten, khusunya petani,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahan Pangan Provinsi Banten Ali Fadilah dalam laporanya mengatakan launching TTICD Banten dan Apel PUPM selain ditujukan untuk mengatisipasi gejolak harga dan hambatan pasokan pangan menjelang bulan suci ramadhan dan hari raya Idul Fitri. “Ini sekaligus mengembangkan usaha pangan masyarakat yang produk panganya terutama beras dapat di pasarkan melalui TTI di seluruh Provinsi Banten dan Jabodetabek,” ungkap Ali.

Ali Fadilah mengatakan bahwa launching TTICD di Banten merupakan agenda Nasional yang juga dilakukan di 19 Provinsi Lain. dengan telah di launchingya TTICD Banten di harapkan mampu mendukung ketersediaan dan keterjangkauan komoditi strategis pangan untuk masyarakat.

“Dari 157 lembaga usaha pangan masyarakat yang ada di Provinsi Banten, kami  telah siap siaga memasok beras sebanyak 628.000 ton,  kepada  TTI sebanyak 595 outlet yang tersebar diseluruh provinsi banten dan 1 outlet TTI center Daerah Banten beradadi KP3B,” sebutnya.

Kadis Ketapang juga menambahkan bahwa apel siaga PUPM menjelang hari besar keagamaan Nasional (HBKN)  merupakan langkah konkret  dalam menyediakan pangan murah berkualitas bagi masyarkat dan untuk menjamin ketersediaan pangan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here