Pemerintah Harus Berpihak Pada Tenaga Kerja Lokal

0
115

ORANYENEWS- Serbuan tenaga kerja asing ke Indonesia di kala masih banyak anak bangsa sendiri yang belum beruntung mendapatkan kesempatan bekerja adalah hal yg ironis.

Hal tersebut disampaikan Wasekjen Partai Demokrat Didi Irawadi dalam rilisnya, Jumat 27 April 2018.

“Yang disesalkan tenaga kerja asing tsb disinyalir masuk ke sektor-sektor tenaga kerja tingkat bawah seperti buruh dan pekerja2 kasar lainnya. Disaat masih ada jutaan anak bangsa sedang menganggur tentulah hal ini kurang baik,” katanya.

Menurutnya, keran investasi yang sedang dibuka lebar oleh pemerintah seharusnya berbanding lurus dengan kesempatan anak bangsa sendiri untuk mendapatkan nafkah dan pekerjaan.

Belum beres soal lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal, lagi2 pemerintah kurang peka pada kepentingan rakyatnya sendiri, dengan mengeluarkan Peraturan Presiden No. 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) yang memperkuat eksistensi dan kepentingan TKA di Indonesia tsb.

“Tentunya kita semua bukannya anti pada Tenaga Kerja Asing, tetapi seyogyanya mereka harus dibatasi pada pekerjaan keahlian tertentu, paling tidak tingkat manajerial. Dan bidang2 dimana yang memang kita benar2 perlu bantuan mereka. Tetapi bukan pekerjaan yg kasar dan massal. Seperti buruh dan pekerjaan2 tingkat bawah lainnya,” ujarnya.

Teringat saat kampanye dulu Presiden Jokowi pernah menjanjikan membuka jutaan lapangan kerja baru, dan ternyata janji itu belum terwujud hingga hari ini.

“Hemat saya lebih baik pemerintah penuhi dulu janji itu, caranya gerakkan dan berdayakan dulu sektor ekonomi. Jika sektor ekonomi berdaya kembali maka Insya Allah lapangan kerja akan terbuka kembali,” urai Didi.

Pemerintah harus peka atas keresahan masyarakat saat ini yang banyak kesulitan mendapat pekerjaan.

“Pemerintah Indonesia harus membela rakyatnya. Kita punya tenaga kerja, yang terampil juga banyak. Pemerintah harus berani. Dengan demikian kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tutupnya.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here