Bank Danamon Dukung Fonterra dalam Layanan Financial Supply Chain

0
130
Bank Danamon dan Fortera (foto: Danamon)

ORANYENEWS- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Bank Danamon”) melalui lini bisnis Transaction Banking (TB) mengumumkan kerjasama layanan Financial Supply Chain (FSC) dengan PT Fonterra Brands Indonesia (Fonterra), perusahaan nutrisi susu dan turunannnya yang berasal dari Selandia Baru dan memiliki brand seperti Anlene, Anmum, Anchor Boneeto, serta Anchor Food Professionals.

Layanan FSC Bank Danamon menyediakan pembiayaan kepada para distributor Fonterra di Indonesia. Bank Danamon akan membantu Fonterra dalam mengelola kepastian pembayaran dari distributor secara aman, menjamin perputaran dana yang optimal dan menyediakan informasi yang penting guna mendukung kelancaran bisnis. Penandatanganan kerjasama tersebut dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 21 Maret 2018 dan dihadiri oleh manajemen dari kedua perusahaan.

“Kerjasama ini merupakan wujud komitmen Bank Danamon untuk menyediakan produk perbankan yang menjawab kebutuhan nasabah dalam pengembangan usaha, khususnya pendistribusian produk. Layanan ini juga bukti kesiapan Bank Danamon dalam menyediakan pembiayaan terintegrasi serta mendukung pertumbuhan segmen Perbankan Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia, dimana distributor Fonterra berada di segmen ini. Kami menyampaikan terima kasih kepada Fonterra yang merupakan produsen nutrisi susu terkemuka atas kepercayaannya terhadap Bank Danamon untuk mengelola Financial Supply Chain perusahaan,” ujar Yen Yen Setiawan – Enterprise Banking, FI & TB Head Bank Danamon.

Pada kesempatan yang sama, Dicko M. Irfani, Director Fonterra Brands Indonesia, mengutarakan, “Kami mengapresiasi Bank Danamon yang telah membantu Fonterra Brands Indonesia dalam mengelola Financial Supply Chain perusahaan kami. Kami berharap kerjasama ini dapat terus berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi kelancaran bisnis kedua belah pihak.”

Melalui layanan FSC, Danamon memberikan berbagai hal positif dalam hal pembiayaan distributor, diantaranya pengalihan risiko piutang ke bank, mengurangi collection pembayaran secara langsung, serta tidak perlu meminta jaminan kepada distributor. Sedangkan bagi distributor, keuntungan yang didapat adalah persyaratan jaminan yang lebih rendah dibandingkan dengan pinjaman konvensional, serta metode pembayaran kembali yang lebih fleksibel.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here