Mahasiswa ITB Putus Kuliah Demi Hidupi 9 Orang Adiknya

0
248
Muhammad Izhak. (facebook)

ORANYENEWS- Gantungkan cita-cita setinggi langit!. Kata-kata ini sempat memotivasi seorang pemuda bernama Muhammad Izhak dalam belajar sampai dirinya mendapatkan beasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB). Tapi, terpaksa dia harus menggantung cita-citanya, karena dia harus merawat sembilan adiknya, setelah ditinggal kedua orangtua.

Kini, pemuda dari Dusun Tojangan, Desa Pasiang, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, itu membuat gua merah di rumah kayu mereka, dan menjualnya demi keberlangsungan hidup dan pendidikan adik-adiknya.

Rumah kayu Muhammad Izhak.

Perjuangan Muhammad Izhak ini sempat viral, karena keberaniannya dan tanggungjawabnya, meninggalkan bangku kuliah yang sudah berjalan tiga tahun di jurusan Teknik Kimia ITB dengan biaya Beasiswa Pendidikan Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) itu demi merawat 9 adiknya.

Izhak dan 9 adiknya ditinggal sang ibu pada Februari 2017 silam akibat penyakit tumor derektum. Ayahnya, belum genap sebulan mengembuskan nafas terakhir lantaran penyakit Tuberculosis (TBC) yang menggerogotinya.

Muhammad Izhak

Kini, Izhak harus merawat adik-adiknya yang masih duduk di bangku kelas 2 SMP, kelas 1 SMP, kelas 6 SD, bahkan ada yang masih TK. Adapun adiknya yang bungsu masih berusia 19 bulan.

Pihak ITB saat itu telah berupaya maksimal agar pemuda itu tetap bisa berkuliah. Namun, kondisi keluarga tidak memungkinkan sehingga cita-cita Izhak hanya tinggal mimpi.

Izhak kini berjuang menghidupi adiknya dengan membuat gula merah di rumah kayu sederhana mereka. Cerita Izhak ini kini viral di sosial media, dengan harapan adanya bantuan kepada keluarga ini demi kehidupan yang lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here