Menpora Berharap Test Event Jadi Evaluasi Kelemahan dan Kekurangan Cabor

0
66
Salah satu test event, Pencak Silat (foto: Kemenpora)

ORANYENEWS, JAKARTA– Hari Minggu 11 Februari 2018 siang Menpora Imam Nahrawi bersama Ketua Penyelenggara Pencak Silat Benni Sumarsono, Ketua Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga KONI Pusat Erizal Chaniago menyaksikan pertandingan kejuaraan uji coba cabang olahraga Pencak Silat Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Indonesia Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.

Menpora menilai test event sebagai sarana untuk mencari tahu kekurangan dan kelemahan penyelenggaraan baik dari sisi transportasi, cathering, fasilitas venue, IT dan sebagainya.”Test event ini adalah hal penting yang harus kita tahu kekurangan kita dimana seperti halnya transportasi yang menurut OCA maksimal harus 30 menit sampai ke venue maka kedepan harus ada rekayasa lalu lintas yang lebih baik,” tuturnya.

“Bisa jadi di tol nanti harus ada jalur khusus untuk Asian Games yang tidak boleh dilewati kendaraan lain serta berlaku hukum, ini tugas berat bagi kepolisian, perhubungan termasuk kepada gubernur yang harus memberikan hari libur selama beberapa hari Asian Games berlangsung,” lanjut Menpora yang ikut didampingi Kabag Humas Agus Lesmana.
Beberapa titik di venue pencak silat menurutnya akan segera mendapatkan perbaikan. “Setelah test event ini akan kita lihat semuanya termasuk atletnya juga setiap saat kita selalu konfirmasi dan komunikasi baik ke Kementerian PU PR dan Ketua Inasgoc,” kata Menpora.

Test event Pencak Silat dimulai sejak tanggal 10 hingga 15 Februari mendatang dan diikuti 91 atlet dari 10 negara peserta yakni Brunei Darussalam, India, Jepang, Kyrgistan, Laos, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina dan Indonesia, serta mempertandingkan 16 nomor pertandingan yakni 10 nomor tanding dan 6 nomor seni.

Di kelas D-Female, Pipiet Kamelia sebagai pesilat tuan rumah ditantang pesilat dari India Menaka Devi Thokchom. Bertanding di hadapan pendukungnya sendiri menjadi motivasi luar biasa untuk Pipiet, meski harus berdarah-darah dari hidungnya karena ketidaksengajaan lawan yang memukul ia akhirnya menang telak dengan skor 5-0. (42-11), (40-7), (42-3), (32-6), (34-5).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here