Mola TV Bersyukur Aparat Serius Berantas Streaming Liga Inggris Ilegal

Mola TV Bersyukur Aparat Serius Berantas Streaming Liga Inggris Ilegal
Liga Inggris / Foto : AFP

Oranyenews.com, Jakarta – Satu bulan yang lalu, terdapat dua orang di Thailand memperoleh denda sebesar Rp 8 miliar dan hukuman penjara tiga setengah tahun lantaran terbukti melanggar hak cipta penayangan siaran langsung Liga Inggris.

Langkah tersebut juga terjadi di Indonesia. Pasalnya, pada Rabu (18/12/2019), aparat penegak hukum Indonesia sudah melakukan sidak terhadap beberapa terduga pelaku streaming ilegal pada berbagai daerah di DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Diperoleh dari siaran pers, pihak aparat juga sudah mengamankan beberapa barang bukti. Termasuk juga perangkat komputer yang digunakan oleh para terduga pelaku beserta bukti transaksi keuangan.

Peristiwa tersebut bermula dari adanya beberapa dugaan pelanggaran hak atas kekayaan intelektual Liga Inggris.

Beberapa diantaranya ialah dalam bentuk layanan streaming tanpa izin, penyiaran, dan distribusi siaran secara ilegal oleh TV kabel daerah, kegiatan nonton bareng (nobar) tanpa izin, penjualan android box, IPTV, hingga flyer tickets.

Untuk saat ini, lisensi penyangan Liga Inggris di Indonesia secara eksklusif dipegang oleh Mola TV hingga tidak musim mendatang.

”Pihak Liga Inggris kerap mendeteksi pelanggaran hak intelektual di Indonesia. Mereka akan terus meningkatkan usaha untuk menindak pelanggar hak intelektual ini,” ucap Penasihat hukum Mola TV, Uba Rialin pada siaran pers, seperti dilansir dari Jawa Pos.

Rialin juga menyebut, pelaku pelanggaran bisa dijerat dengan Pasal 113 ayat (3) jo Pasal 9 huruf ayat (1) Undang-Undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Ancaman pidana yang didakwakan mencapai maksimal hingga empat tahun penjara dengan dengan mencapai Rp 1 miliar.

Rialin juga bersyukur dengan tindakan aparat yang dirasa sangat serius untuk menegakkan hukum. Khususnya terkait dengan dugaan adanya pelanggaran hal intelektual dari tayangan olahraga tersebut.

”Saya bersyukur aparat serius untuk melakukan penegakan hukum atas pelanggaran-pelanggaran hak intelektual tayangan olah raga. Apalagi sepertinya, tindakan sidak tersebut adalah awal,” imbuhnya.

Lewat situs resminya, Liga Inggris menyampaikan bahwa Premier League secara intensif melakukan investigasi serta akan terus menindak pengelola situs streaming ilegal.

Saat ini, mereka telah membuka kantor di Singapura. Tujuan khususnya ialah untuk memerangi pelanggaraan hak intelektual Liga Inggris di Asia Tenggara.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here