Duel MU vs Liverpool, Jadi Ajang Pertaruhan Reputasi Dua Bek Rp 1 Triliun

Duel MU vs Liverpool, Jadi Ajang Pertaruhan Reputasi Dua Bek Rp 1 Triliun
Harry Maguire dan Virgil van Dijk / Foto : AFP PHOTO / John THYS / AP Photo/Dave Thompson

Oranyenews.com, Jakarta – Pada pekan kesembilan gelaran Liga Inggris, akan mempertemukan Manchester United dengan Liverpool di Stadion Old Trafford, Minggu (20/10/2019). Laga tersebut juga menjadi ajang pertaruhan reputasi antar dua pemain bek dengan nilai transfer termahal.

Seperti yang diketahui, pertandingan tersebut akan menjadi adu kekuatan antar pemain belakang The Red Devils, Harry Maguire dengan bek Liverpool, Virgil van Dijk. Pasalnya kedua pemain bek tersebut, dibeli dengan harga yang terbilang fantastik.

Menoleh kebelakang, pada musim ini MU membeli Maguire dari Leicester City dengan harga sebesar 80 juta poundsterling. Harga tersebut jika dirupiahkan setara dengan Rp 1,4 triliun.

Dengan adanya saga tersebut, memunculkan spekulasi bahwa Setan Merah memang sudah lama mengincar Maguire. Sedangkan dari sisi harga, tidak sedikit yang mengkritik, dan bahkan para fans MU mempertanyakan kualitas dari pemain.

Dalam hal ini, fans Setan Merah merasa bahwa harga dari banderol Maguire masih terlalu tinggi. Dengan memperhitungkan klub asal, yakni Leicester City yang memang namanya kurang meyakinkan dari sejarah sepakbola Inggris.

Dengan memperoleh label pemain mahal, Maguire yang juga berperan sebagai pemain Timnas Inggris tersebut masih belum bisa menunjukkan tajinya. Bahkan selama merumput bersama Setan Merah, Maguire dinilai masih melempem.

Hal tersebut juga bisa dilihat dari delapan sejak awal musim, bek tengah berusia 26 tahun tersebut belum mampu mencegah gawang Setan Merah kebobolan delapan kali.

Sedangkan dari sisi Van Dijk, yang direkrut oleh Liverpool dari Southampton pada Januari 2018 lalu. Mempunyai harga yang juga sangat tinggi, yaitu sebesar 75 juta poundsterling atau setara Rp 1.3 triliun.

Van Dijk yang juga mempunyai peranan sebagai Timnas Belanda tersebut, mulanya juga dikaitkan dengan MU. Akan tetapi, Setan Merah menarik diri dari perburuan, yang pada akhirnya disambar Liverpool dan mengukuhkan dirinya pada skuat utama Si Merah.

Dengan demikian, pada musim pertama Van Dijk bisa langsung tampil dengan performa terbaiknya. Bahkan ia juga ikut andil dalam membawa The Reds pada peraihan trofi Liga Champions musim 2018/2019.

Sedangkan pada musim ini, Van Dijk selalu menjadi pemain starter pada delapan laga di gelaran Liga Inggris. Dari kesemua penampilannya bersama Liverpool. Ia mampu meminimalisir kebobolan. Pasalnya The Reds hanya kemasukan gol sebanyak enam kali serta sudah 20 kali memasukkan gol ke gawang lawan.

Dari adanya rekor kebobolan tersebut, sekaligus memberikan penegasan bahwa The Reds menjadi klub dengan rekor kebobolan paling sedikit pada Liga Inggris. Hal tersebut tentunya tidak lepas dari performa baik dari Van Dijk.

Sebagai klub rival, tidak ayal pada laga ini juga akan menjadi ajang pembuktian dari efek pembelian dua bek termahal di Liga Inggris. Dari segi performa, dan juga beberapa hal yang menjadi pendukung antar keduanya.

Sedangkan dari segi prediksi, Liverpool lebih unggul dari MU pada beberapa hal. Seperti halnya rekor kebobolan yang sedikit, tidak pernah kalah pada delapan laga awal Liga Inggris, dan juga solidnya performa pemain dari berbagai lini.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp tidak besar hati dan harus tetap waspada dengan gaya permainan MU. Meski mereka diunggulkan, namun ketika berada di lapangan semua hal bisa terjadi. Dengan demikian, Klopp memastikan timnya akan tetapi bermain maksimal.

Akan tetapi, MU yang berada di bawah asuhan Solskjaer, mempunyai kelebihan dengan menjadi tuan rumah. Hal tersebut juga bisa menjadi dorongan moral, serta bisa tampil percaya diri untuk mengalahkan lawan.

Bagikan Yuk..!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here