Tidak Paham Bola, Jokowi Secara Tegas Mendukung Luis Milla Dipertahankan

0
324

Harapan besar pecinta bola terhadap Timnas Asian Games 2018, pupus sudah. Meski kepemimpinan wasit mendapat tempat buruk di mata banyak orang, sudah seharusnya sepakbola kita move on. Memperbaiki masa depan lagi.

Termasuk menjawab pertanyaan, apakah Luis Milla harus dipertahankan? Karena ajang Asian Games 2018 ini, sejatinya adalah evaluasi terakhir Milla mengenai target-target prestasi yang dibebankan kepadanya.

Pelatih eks pemain Barcelona sekaligus Madrid itu memang sangat emosional merespon hasil ini. Dia sangat kecewa terhadap kepemimpinan wasit Robert Shaun Evans, yang dianggap tak kompeten dan tak punya hati.

Sampai-sampai Luis Milla harus menenangkan diri ke kampung halamannya, Spanyol. Mungkin dia butuh menetralisir rasa kecewa dan gejolak amarah.

“Saya mau kembali ke Spanyol karena masih marah pada laga hari ini,” kata Milla.

“Terima kasih. Saya tidak bisa ucapkan kata-kata. Terima kasih juga atas masukan dan kritikan kepada saya dari teman-teman media. Teman-teman media di sini sudah sangat baik kepada saya. Sekali lagi terima kasih atas respeknya,” imbuhnya.

Entah langkah apa yang akan diambil PSSI setelah ini. Menilik dari prestasi, Milla memang belum menghadirkan apa-apa. Namun dilihat dari progres permainan Timnas, terlihat pergerakan positif dari Hansamu Yama dkk. Timnas mulai bermain dengan pola enak ditonton, dan sudah jarang terburu-buru.

Di sisi lain, Presiden Joko Widodo menilai progres timnas jauh lebih baik dari sebelumnya. Pasca kekalahan menyakitkan dari UEA itu, Jokowi secara lugas mendukung jika Milla masih dipertahankan.

“Kita bermain sudah sangat bagus , jauh dari tahun tahun sebelumnya , datangnya Luis Milla tentu telah melakukan perubahan pada permainan sepakbola timnas kita , Saya mendukung bila Milla dipertahankan ” komentar Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here