Berikut ini 3 Profil Tim Baru Di Liga Spanyol (LaLiga Santander)

0
76
liga spanyol

Tiga tim yang dipromosikan dari LaLiga 1|2|3 memiliki bakat dan sejarah yang dapat memperkuat posisi mereka dalam laga divisi utama musim mendatang.

RAYO VALLECANO (Juara LaLiga 1|2\3)

Rayo Vallecano

  • Jumlah musim yang diikuti di La Liga Santander: 17
  • Stadion: Estadio de Vallecas (kapasitas: 14.505)
  • Pemain Bintang: Raúl de Tomás

Rayo kembali berlaga di La Liga Santander setelah meraih gelar juara LaLiga 1|2|3 2017/18 – piala senior pertama dalam sejarah profesional klub tersebut – sebagai imbalannya, Rayo Vallecano akan kembali berlaga di divisi utama setelah dua tahun menghabiskan waktu di divisi kedua.

Keberhasilan klub asal kota Madrid ini tidak terlepas dari peran pelatihnya, Míchel, yang sebelumnya juga membela klub ini dan telah mencetak 23 gol di sepanjang 178 penampilannya di La Liga pada tahun 1993 hingga 2012.

Hampir di sepanjang musim, tim Míchel memiliki peluang besar untuk dipromosikan ke divisi utama, sebelum kemudian berhasil menempati satu poin diatas Huesca.

Mantan pemain muda Real Madrid, Raúl de Tomás, menjalani musim yang produktif di Rayo dengan berhasil menggawangkan 24 gol (rekor yang dicetak oleh Rayo),

sementara gelandang yang berasal dari Madrid, Fran Beltrán, merupakan pemain muda internasional Spanyol yang tengah bersinar.

Penggemar LaLiga juga akan mengenali pemain veteran seperti mantan bek Real Betis, José Antonio Dorado, dan mantan gelandang Athletic Bilbao, Unai López.

SD HUESCA (Pemenang kedua LaLiga 1|2\3)

SD HUESCA

  • Jumlah musim yang diikuti di LaLiga Santander: 0
  • Stadion: El Alcoraz (kapasitas: 5.346)
  • Pemain Bintang: Gonzalo Melero

Pemegang peringkat kedua di LaLiga 1|2|3, Huesca, berhasil mengamankan posisinya di LaLiga Santander untuk pertama kalinya di sepanjang sejarah klub tersebut.

Hal ini menjadi penyemangat bagi tim pendatang baru, seperti Eibar dan Leganés, untuk turut mengikuti jejak Huesca dan bermain di kompetisi tingkat tertinggi sepak bola Spanyol.

Setelah memimpin klasemen LaLiga 1|2|3 di sepanjang musim dingin, Huesca – yang berasal dari sebuah kota kecil dengan penduduk lebih dari 50.000 orang di wilayah timur laut Aragon – berjuang keras untuk mendapatkan promosi tersebut.

Pelatih Joan Francesc Ferrer, yang dikenal juga sebagai ‘Rubi’, meninggalkan Huesca untuk bergabung dengan Espanyol. Posisinya digantikan oleh mantan kiper Atlético Madrid, Leo Franco, yang menempati kursi pelatih di stadion El Alcoraz pada musim 2018/19.

Striker muda asal Colombia Juan Camilo ‘Cucho’ Hernández berhasil memimpin di laga musim lalu dengan 16 gol yang mengesankan, tetapi pemain yang juga patut diperhatikan dalam LaLiga Santander musim ini adalah Gonzalo Melero.

Playmaker berusia 24 tahun ini – yang pernah tergabung dalam pemain muda Real Madrid – berhasil mencetak gol paling banyak (16 gol) apabila dibandingkan dengan gelandang-gelandang lainnya yang bermain di dua divisi teratas La Liga musim lalu.

REAL VALLADOLID (Pemenang playoff LaLiga 1|2\3)

REAL VALLADOLID

  • Jumlah musim yang diikuti di LaLiga Santander: 42
  • Stadion: Estadio Municipal José Zorilla (kapasitas: 26.512)
  • Pemain Bintang: Jaime Mata

Valladolid – yang berasal dari kota bersejarah di bagian Utara Spanyol – adalah tim terakhir yang berhasil dipromosikan ke divisi utama berkat kemenangan 4-1 atas Numancia di pertandingan final.

Setelah empat tahun berselang, Stadion Nuevo José Zorilla akan kembali menjadi tuan rumah LaLiga Santander setelah sebelumnya tergabung dalam divisi tertinggi ini selama 42 musim.

Finish tertinggi Valladolid selama berada di papan atas adalah mendapatkan peringkat ke-4 pada tahun 1963.

Beberapa bulan yang lalu, promosi ke divisi utama tampak mustahil saat Valladolid menempati posisi tengah klasemen, tetapi setelah mantan pelatih dan pemain Espanyol, Sergio González, bergabung dengan skuad ini pada awal April, Valladolid berhasil memenangkan lima dari delapan pertandingan terakhir mereka.

Performa menakjubkan mereka berlanjut ketika mereka sukses mengamankan kemenangan agregat 5-2 atas Sporting Gijón di semifinal dan kemenangan akhir yang meyakinkan saat melawan Numancia.

Kunci kesuksesan Valladolid musim lalu terletak di tangan pencetak gol terbanyak La Liga 1|2|3, Jaime Mata, yang mengakhiri kampanye dengan 35 gol dan lima assist.

Pemain andalan lainnya yang sebelumnya pernah memiliki pengalaman di La Liga Santander yaitu mantan kiper tim muda Barcelona, Jordi Masip, dan mantan pemain sayap Real Sociedad, Pablo Hervías.

loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here