Squline Dipilih BEKRAF Jadi Salah Satu Delegasi Indonesia di SXSW 2018

0
37
CEO Squline Tomy Yunus (foto: Squiline)

ORANYENEWS– Archipelageek merupakanpaviliun Indonesia yang turut berpartisipasi pada South by Southwest sejak 2017, yang menampilkan berbagai produk serta talenta terbaik dari Indonesia. Melanjutkan kesuksesan “Archipelageek from Indonesia to SXSW 2017”, BEKRAF tahun ini membawa serta lima start-up yang terpilih dari total 75 start-up yang mendaftar, yaitu Squline.com, Kata ai, Seruniaudio, Saft7robotics, dan Mycotech.

Wakil kepala Bekraf, Ricky Pesik menuturkan South by Southwest (SXSW) didedikasikan untuk mendukung para insan di industry kreatif dalam mencapai tujuan mereka. Mengikuti kesuksesan partisipasi Indonesia dan sambutan hangat dunia terhadap perusahaan teknologi dan rintisan dari Pavilion Archipelageek tahun lalu, dalam kesempatan ini BEKRAF kembali membaw sederet talenta terbaik Tanah Air. Untuk unjuk gigi memperkenalkan karya kreatifnya ke ajang bergengsi dunia.”

Josua PM Simanjuntak selaku Deputi Pemasaran BEKRAF berpesan,“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para peserta sepanjang proses seleksi dilakukan.  Terlihat bahwa SXSW 2018 menjadi momen yang ditunggu sebab dapat menjadi acuan bagi para profesional untuk menunjukkan produk yang dimilki sembari memperluas jaringan.”

CEO Squline.com, TomyYunus, sebagai salah satu start-up yang terpilih yang bergerak di bidang pendidikan, pada kesempatan kali ini pun akan meluncurkan salah satu program terbarunya.

“Squline sangat bangga dapat terpilih untuk mewakili industry kreatif Indonesia tampil di SXSW 2018. Squline akan mempromosikan layanan kami yang sudah ada dan juga program terbaru kami yaitu bahasa Indonesia. Sehingga nantinya orang-orang Amerika dapat belajar bahasa Indonesia langsung dengan pengajar native dari Indonesia.”,kutipnya.

Squline.com merupakan kursus online untuk belajar bahasa asing pertama di Indonesia yang menawarkan tiga pilihan bahasa yaitu bahasa Inggris, Mandarin, dan Jepang secara efektif. Hingga saat ini sudah lebih dari 3.000 orang yang tersebar di berbagai wilayah menggunakan jasa dan fasilitas Squline untuk mempelajari bahasa asing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here